
Bitung – Seorang pria bertato yang selama ini dikenal sebagai salah satu preman di Pusat Kota Bitung ditemukan tewas, Sabtu (7/4) sekitar pukul 21.15 Wita. Pria yang memiliki nama Endi Kasiang (47) atau lebih dikenal dengan panggilan Garuda ditemukan warga di depan toko kain Triputra complex Sari Kelapa terkapar dalam keadaan muntah darah.
Melihat kondisi Garuda tersebut, wargapun mencoba menolong dengan membawa ke RSUD Manembo-nembo. Namun sayang, masih dalam perjalanan nyawa pria yang sekujur tubuhnya dipenuhi tato tersebut berakhir tanpa sempat mendapat pertolongan pertama dari dokter.
“Almarhum menderita penyakit dalam yang sudah lama atau dikenal masyarakat dengan sebutan penyakit Long,” kata salah satu petugas kesehatan di UGD RSUD Manembo-nembo.
Sementara itu, kematian Garuda ini membuat pusing patugas Polsek Bitung Tengah. Pasalnya menurut Kapolsek Bitung Tengah, Kompol Alfianto, almarhum tidak memiliki tanda pengenal dan identitas yang jelas seperti alamat tempat tinggal atau keluarga.
“Kami masih sementara mencari keluarga almarhum, karena dari informasi ia tidak memiliki keluarga di Kota Bitung serta identitas yang jelas,” kata Alfianto, Minggu (8/4).
Alfianto juga mengatakan, pihaknya juga bingung untuk memakamkan almarhum dimana dan dengan cara bagaimana. Karena hingga saat ini pihaknya tidak tau almarhum beragama apa.(en)
