
Boltim, BeritaManado.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) memberikan penguatan terhadap panitia pengawas kelurahan maupun desa, Senin (13/07/2020).
Penguatan dalam menghadapi pemilihan serentak bupati dan wakil bupati Boltim, gubernur dan wakil gubernur Sulut tahun 2020, dimulai dari kecamatan Modayag Barat, Modayag, dan Mooat.
Ketua Bawaslu Boltim, Harmoko Mando mengatakan, perlunya penguatan terhadap pengawas desa untuk mengawasi tahapan yang sudah dimulai oleh penyelenggara yakni KPU boltim dalam hal ini tahapan pemutakhiran daftar pemilih.
Kata Harmoko, kegiatan ini dimulai dari kecamatan Modayag Barat, Modayag, dan Mooat, kemudian disusul kecamatan tutuyan, kotabunan, motongkad dan nuangan pada esok hari Selasa, (14/07/2020).
“Untuk besok, penguatannya di Kecamatan Kotabunan, Tutuyan, Motongkad dan Nuangan. Karena mengingat hari Kamis itu tahapan pemutakhiran daftar pemilih sudah akan dimulai,” ujar Harmoko.
Senada, Pimpinan Bawaslu Boltim, Koordinator divisi Hubungan antar lembaga dan Humas, Susanto Mamonto menyampaikan, saat ini sudah masuk pada tahapan pemutakhiran daftar pemilih sehingga perlu adanya pemahaman terkait pengawasan sebelum turun mengawasi.
“Kami turun di tiap kecamatan untuk memberikan penguatan, terhadap pengawasan, sampai pada cara penindakan di tahapan pemutakhiran daftar pemilih,” ujar Susanto.
Sementara itu, Pimpinan Bawaslu Boltim Koordinator Hukum Penindakan Pelanggaran Dan Penyelesaian Sengketa (Kordiv HP3S), Hariyanto menambahkan, hal tersebut perlu dilakukan agar tidak terjadi kesalahan saat akan melakukan pengawasan sampai pada mekanisme penindakan.
“Sifatnya penguatan, agar jika ada indikasi kesalahan ataupun pelanggaran saat melakukan pengawasan pada pemutakhiran pemilih, PKD tidak salah dalam menanganinya,” pungkas Haryanto.
Adapun, penguatan pengawasan hari pertama diikuti oleh 34 PKD di 3 kecamatan. Untuk hari kedua, juga akan melibatkan 47 PKD di 4 Kecamatan yakni Kotabunan, Tutuyan, Motongkad dan Nuangan.
(Riswan Hulalata)
