Tompaso – Selain melarang wartawan mengambil gambar suasana pelaksanaan Ujian Nasional di SMA N 1 Tompaso, pengawas di sekolah itu pun berani mengatakan bahwa pejabat sekelas bupati sekali pun dilarang masuk ruangan UN. Atas larangan tersebut, 2 orang wartawan akhirnya tidak mendapatkan kesempatan untuk mengambil dokumentasi.
Kenyataan tersebut bertolak belakang dengan sekolah yang dipantau sebelumnya. Di SMA Adven Tompaso bahkan wartawan diberi kebebasan untuk mengambil gambar asalkaan tidak mengakibatkan suasana UN terganggu.
“Siapapun tidak bisa berada di depan ruangan, apalagi untuk mengambil dokumentasi karena bisa mengganggu konsentrasi peserta UN. Ini sudah merupakan aturan dari pusat. Jadi kami hanya menjalankan aturan yang ada,” kata pengawas tersebut.(ang)
