Tondano – Sekolah yang kekurangan siswa di Minahasa bukan hanya satu saja melainkan ada beberapa, seperti yang terdapat di Langowan. Mengenai hal ini Pemkab Minahasa harus mencarikan solusinya.
Dari pantauan BeritaManado.com tiga tahun terkhir, ada sekolah yang menyelenggarakan Ujian Nasional dengan jumlah siswa dibawah 10 orang saja. Akan tetapi daerah dimana sekolah itu berdiri memiliki banyak penduduk.
Berdasarkan pengakuan pihak sekolah, sebagian besar orangtua lebih memilih menyekolahkan anak-anaaknya di luar kampung dengan alasan kualitas dan sebagainya.
Ketua Komisi 2 DPRD Minahasa Denny Kalangi mengatakan bahwa untuk situasi seperti itu pemerintah melalui instansi teknis yang ada harus memikirkan dan mengambil tindakan untuk menyelamatkan eksistensi sekolah, setidknya untuk meyakinkan masyarakat.
“Ini perlu untuk disikapi pemerintah jika tidak ingin menemui permasalahan di kemudian hari. Mudah-mudahan tahun ajaran yang baru nanti sekolah yang kekurangan siswa dapat menemukan jalan keluarnya,” ungkap Kalangi. (frangkiwullur)
