
Manado – Kapal Laut Rumah Sakit terbesar di dunia, USNS Mercy, sebentar lagi datang dan berlabuh di teluk Manado. Berbagai persiapan mulai dilakukan, baik oleh tim USNS, maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), sebagai tuan rumah. Baru-baru ini, tim USNS menyambangi Sulut, untuk memantapkan koordinasi dengan Pemprov.
Kesempatan itu disambut hangat Pemprov dengan service layaknya tamu kehormatan yang biasa dilayani pihak pemerintah Provinsi, diantaranya, perjamuan makan malam diselingi hiburan, guna mencairkan suasana serta mengakrabkan diri. Kesempatan itu tak disia-siakan sejumlah pejabat Sulut. Sebut saja Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir J. E Kenap MSi nampak begitu menikmati suasana.
Tegukan bir nampak pula begitu mengena, sampai-sampai raut wajah yang biasanya putih dan kaku, berubah memerah. Pejabat yang lain, tak jauh berbeda. Dr. Abeng, Mononutu dan beberapa lainnya terlihat bahagia, dan terkontrol.
Di saat puncak acara ‘senang-senang’ itu, lantunan beberapa buah lagu membuat peserta acara berjingkrak. Satu per satu mereka, mulai mengambil posisi untuk dansa.
Nah, yang menarik, beberapa pejabat Sulut langsung menggapai para wanita anggota tim USNS untuk berdansa. Saat itulah mereka yang biasanya disegani dan nampak berwibawa, berubah seiring dengan situsi pesta. Peluk-pelukan mesra (dansa), bernyanyi riang, dan jingkrak-jingkrak, tak ubahnya seperti masyarakat kebanyakan yang sedang menghadiri pesta.
Melalui Kabag Humas Pemprov Sulut CH Sumampow membenarkan kegiatan ini, mengiyakannya. “Iya, benar ada kegiatan itu, jamuan itu seperti juga dilakukan tamu-tamu Pemprov yang lain,” katanya. (*jrp)

Iallah … yg begitu juga khan sarana menambah wawasan apalagi klo berpelukan dan bermesraan dgn breed ras murni yg sophisticated? Sebagai sarana juga utk perbaikan mutu genetis … atooorrrrr jo …
hahahahahha…. tatawa kita noh…. rofl…..
Itu memang budaya Minahasa dari ratusan tahun yang lalu, kan nggta mungkin dorang itu pejabat suruh ba serampang dua belas atau ll yg kita ngga kenal. silahkan saja masa torang pe pejabat ngga boleh bersuka ria ngoni suka dorang itu pejabat tambah bodok. torang mesti bangga karena suku minahasa kalau keluar negeri tidak kagok karena dilkuar negeripun itu budaya persis torang babadansa hidup pemprov. mar jang lupa itu pelayanan masyarakat.
kong kiapa katu kalo dorang bagitu…. cem dang?
blum tantu le torang kalo diposisi pa dorang, kong cuma mo dudu manis…
hahahahahhaa… dapppp nohhh.. kong cuma mo haga-haga…
wakakakakakakaka…