
Ketua tim perancang Tatib, Benny Parasan saat membacakan hasil pembahasan yang akan ditetapkan
Manado – Paripurna pengesahan Tata Tertib (Tatib) DPRD Kota Manado terjadi hal yang menarik. Pasalnya, dalam paripurna yang seharusnya menetapkan Tatib, malah saat pembacaan laporan hasil pembahasan oleh tim perancang kembali dipersoalkan atas draf Tatib tersebut.
Paripurna yang berlangsung di ruang serba guna kantor wali kota Manado, Selasa (11/11/2014), ketika Benny Parasan selaku ketua tim perancang Tatib memaparkan hasil pembahasan langsung ditanggapi sejumlah anggota dewan.
“Saya melihat ada sejumlah usulan yang tidak dicantumkan dalam draf yang nantinya akan disahkan. Jadi, saya meminta apa yang menjadi usulan saat pembahasan beberapa waktu lalu, dilampirkan dalam Tatib itu,” ungkap Lily Binti, personil Fraksi Golkar ini.
Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar, Sonny Lela meminta agar paripurna di scorsing selama 1 jam untuk dilakukan penyelarasan terlebih dahulu.
“Karena masih ada tarik menarik, baiknya saya usulkan discorsing 1 jam saja. Waktu itu digunakan untuk penyelarasan,” ungkap Lela.
Lain halnya Hengky Kawalo, personil Fraksi PDIP meminta agar jalannya paripurnas sesuai dengan agenda yang sudah ditentukan.
“Pada pembahasan penyusunan Tatib, seluruh fraksi telah ada perwakilannya. Dan saya kira pembahasannya sudah selesai. Jadi, paripurna ini sudah tidak ada lagi penyelarasan,” tegas Kawalo.
Disela-sela perdebatan, pimpinan paripurna saat itu, Noortje Henny Van Bone selaku ketua DPRD Kota Manado, memberikan wewenang kepada wakil ketua Richard Sualang untuk mengatur jalannya paripurna tersebut.
Atas izin ketua dewan dan anggota, Sualang mengambil alih palu sidang dan selanjutnya memberikan ketegasan agar ketua tim perancang Tatib melanjutkan pembacaan seluruh hasil pembahasan.
“Seizin ketua dewan saya akan melanjutkan jalannya paripurna ini. Apakah ada yang keberatan?. Karena tidak ada, saya meminta ketua tim untuk menyelesaikan pembacaan Tatib, baru nantinya ditanggapi,” tegas Sualang.
Pantaun Beritamanado.com, paripurna penetapan tatib terus berlanjut. (leriandokambey)
