
Bolmong, BeritaManado.com – Masa pandemi COVID-19 sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat.
Hal ini turut dirasakan oleh pedagang ikan segar yang berjualan di Pasar Kelurahan Inobonto I, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Seperti penuturan Hayati Daeng Matonga (52) salah satu pedagang warga Kelurahan Inobonto I Lingkungan I.
“Penjualan ikan menurun drastis sejak pandemi,” aku Hayati, Kamis (15/9/2020).
Meski di tengah kondisi seperti itu, menurut Hayati, ia terpaksa berjualan meski terkadang dagangannya hanya terjual sedikit.
“Karena saya tidak punya pekerjaan alternatif selain menjual ikan, jadi tetap berjualan,” ucap Hayati.
Kondisi yang sama juga dialami oleh pedagang ikan lainnya, Tien Ladiku.
Sebagaimana Hayati, Tien mengaku keuntungan yang diperoleh berkurang banyak.
“Biasanya sebelum pandemi keuntungan bersih dari berdagang ikan bisa sampai Rp1 juta bahkan lebih, sekarang paling tinggi kalau lagi ramai hanya Rp400 ribu. Hari ini baru Rp150 ribu,” katanya.
Bahkan diungkapkan Tien, untuk menyiasati keadaan itu, ia dan rekan-rekannya terpaksa berpindah tempat jualan ke depan pasar saat lewat tengah hari.
“Kalau lewat waktu Dzuhur, pembeli jarang yang masuk ke dalam pasar. Jadi kami pindah ke depan, di pinggir jalan agar masih bisa laku dagangan kami,” kata Tien.
Dengan kondisi demikian, Tien yang masih harus membiayai kuliah anaknya mengaku cukup kesulitan.
“Karena kuliah online juga kan membutuhkan biaya cukup besar per bulannya,” keluh Tien.
(Penulis: Iswahyudi Masloman)
