Manado – Nasib sedikitnya 157 tenaga honorer daerah (Honda) kategori dua (K2) pemerintah Provinsi Sulawesi Utara masih menunggu petunjuk dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal ini diutarakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulut Ir Sandra Moniaga kepada BeritaManado.com.
“Tindak lanjut dari para Honda K2 ini masih menunggu petunjuk dari BKN, sampai saat ini belum ada” ujarnya.
Dia berharap pertengahan September ini sudah akan diproses, dan tahun ini akan selesai. Hal tersebut dilakukan karena untuk tahun ini pemerintah Provinsi tidak melakukan penerimaan PNS, katanya.
Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih mempertanyakan pihak BKN dan Kementrian PAN RB terkait ketidak lulusan sejumlah tenaga honorer daerah (Honda) dimana beberapa tenaga honda tidak memenuhi kriteria dikarenakan verifikasi tim dari BKN.
Menurut BKD Provinsi, tim dari BKN melakukan kekeliruan karena ada tenaga Honda yang memenuhi kriteria diberikan TMK (Tidak Memenuhi Kriteria) oleh Tim tersebut.
Bahkan BKD Sulut telah mengirimkan laporan terkait masalah ini bahkan Gubernur Sulut telah melakukan lobi ke Kementerian PAN-RB. (rizath polii)

Ayo BKN kamu bisa…..
Lebih cepat lebih baik….