MANADO – Dalam rapat evaluasi kinerja aparatur Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk bulan berjalan oktober 2011 yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan, Senin (3/10). Pada rapat tersebut Mokodongan memberikan perhatian serius pada masalah kemiskinan.
Mokodongan tetap mewarning semua pihak bahwa berdasarkan evaluasi pencapaian tujuan pembangunan millennium di Sulut masih ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian serius seperti penanggulangan kemiskinan dan kelaparan.
Pada prinsipnya Sulut telah berhasil menurunkan tingkat kemiskinan sebagaimana diukur oleh indicator USD 1,00 per kapita per hari, dimana garis kemiskinan terlihat dari 11,79% (2000) turun menjadi 9,10% pada tahun 2010 atau setara dengan jumlah 206,72 ribu jiwa. Dari 156.550 per kapita/bulan tahun 2007 terjadi peningkatan pada tahun 2010 sebesar Rp 194.334 per kapita/bulan.
‘’Namun meskipun demikian, harus diingat bahwa upaya pengurangan angka kemiskinan memerlukan kebijakan berkelanjutan dengan pendekatan dari sisi keluarga miskin itu sendiri dengan terlebih dahulu melakukan pemetaan sosial (social mapping) masyarakat,’’ tandas Mokodongan sembari menambahkan bahwa pemetaan yang dimaksud dapat dimulai dari pemerintahan yang paling rendah, minimal di tingkat kecamatan, sehingga mendapatkan data riil keadaan keluarga miskin, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan berbagai program penanggulangan. (*/jrp)
