
Manado, BeritaManado.com — Persiapan atlet Cabang Olahraga (Cabor) Panahan dari National Paralimpic Committe (NPC) Sulut dalam menghadapi Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) Papua 2021 terus digenjot.
Sebagaimana dikatakan pelatih tim panahan NPC Sulut Stanley Sradaputta, 3 atlet panahan akan turun di divisi compound standing.
“Dimana atlet menggunakan busur jenis compound bow dalam posisi standing saat perlombaan,” kata coach Stanley Sradaputta kepada BeritaManado.com, Minggu (22/8/2021) ini.

Adapun diakui coach Stanley, perkembangan atlet NPC Sulut sendiri ada terkendala di sisi anggaran yang belum pasti.
“Padahal para atlet ini membutuhkan akomodasi, transportasi dan logistik selama latihan, belum lagi dari segi peralatan dan pelatihan. Berbanding terbalik dengan atlet normal yang persiapannya sudah hampir rampung karena didukung anggaran yang cukup,” akunya.
Dirinyapun berharap, adanya perhatian dari pemerintah terkait anggaran untuk para atlet NPC Sulut.
“Putra-putri disabilitas Sulut sejauh ini sudah memberikan yang terbaik bagi daerah. Mereka sudah mempersembahkan medali di Peparnas 2016 lalu. Sekarang mereka rela meninggalkan pekerjaan dan keluarga terutama menyita waktu mereka untuk berlatih demi daerah. Jadi selayaknya mendapat perhatian yang sepadan dari pemerintah,” tegas coach Stanley.
Namun, coach Stanley memastikan, untuk para atlet cabor panahan Sulut untuk Peparnas Papua 2021 akan memberikan yang terbaik karena tahapan latihan sampai saat ini sudah sekitaran 80 persen.
“Kalau digambarkan, jarak yang dipertandingkan di 50 meter, atlet kita latihan bertahap dari jarak 10 meter dan saat ini sudah di jarak 40 meter. Jadi bisa dikatakan 80 persen lah persiapannya. Dan intinya kami akan siap 100 persen di Peparnas nanti,” tutup coach Stanley.
(AnggawiryaMega)
