
Manado, BeritaManado.com — Bolmong Raya dan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) merupakan kawasan dengan kasus positif COVID-19 paling minim.
Bahkan sampai sekarang, di Sitaro belum satu pun warganya terpapar corona.
Begitu juga Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Utara, masing-masing hanya mencatat dua kasus.
Selanjutnya Bolaang Mongondow Selatan dan Timur, dengan satu kasus positif.
Menanggapi hal ini, Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel menjelaskan letak geografis suatu wilayah sangat berpengaruh dalam penyebaran virus.
Sehingga kata Steaven Dandel, Sitaro dan Bolmong Raya seolah terlindung dari alam.
“Jumlah penduduk dan kondisi suatu kawasan menjadi faktor laju-tidaknya penyebaran virus. Dan memang beberapa kabupaten diuntungkan oleh itu,” terang Dandel.
Hal lainnya, lanjut Dandel, adalah mobilitas penduduk suatu daerah.
Menurutnya, Bolmong Raya dan Sitaro berbeda jauh dengan Kota Manado dari segi keramaian dan interaksi sosial.
“Manado sebagai ibukota provinsi, menjadi pusat metropolitan. Semua kabupaten terhubung di sini, jadi risiko transmisi juga besar,” bebernya.
Ia menambahkan, tingkat kepadatan penduduk dan jarak tempat tinggal ikut mempengaruhi.
“Kalau jarak rumah warga saling berdekatan, penularan virus rentan terjadi. Begitu juga sebaliknya,” terang Dandel.
(Alfrits Semen)
