Kota Bitung

Max Lomban Disandingkan dengan Ridwan Kamil di Talk Show Kementerian PUPR RI

Wali Kota Bitung ketika tampil sebagai pembicara di talk show
Wali Kota Bitung ketika tampil sebagai pembicara di talk show Kementerian PUPR RI

 

Bitung – Wali Kota Bitung, Max Lomban tampil bersama Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil di talk show yang diselenggarakan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR- RI, Senin (23/10/20170.

Kedua wali kota itu didaulat sebagai narasumber sekaligus membagikan pengalaman, tantangan dan kiat-kiat meningkatkan pelayanan air minum dan acara itu digelar di ruang Bhirawa Hotel Bidakara Jakarta.

Dalam pemaparannya, Max menyampaikan, berdasarkan kinerjanya dalam meningkatkan pelayanan air minum yang diprioritaskan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) termasuk juga langkah-langkah Pemkot Bitung membangun sinergitas dan komitmen bersama DPRD Kota Bitung guna melahirkan Perda serta pengalokasian anggaran penyertaan modal bagi kelangsungan program itu.

“Mengingat, mustahil program ini akan berjalan tanpa adanya kolaborasi positif dari semua stake holder yang ada,” katanya.

Ia menyatakan, Pemkot Bitung telah memberikan penyertaan modal kepada PDAM Kota Bitung melalui Perda Nomor 7 tahun 2016 sebesar Rp100.000.000.000,- secara bertahap sampai tahun 2020.

“Selain itu komitmen PemkotBitung terhadap pentingnya air bersih juga di implementasikan melalului program-program nyata,” katanya.

Program itu kata wali kota, 1. Bantuan pemasangan jaringan pipa distribusi dari dana APBD melalui dinas PUPR, 2. Pencanangan Gerakan Hemat Air (program MaMa GEMAR), 3. Gerakan pelestarian hutan terkait sumber-sumber mata air, 4. Serta adanya penegakan aturan tunggakan pelanggan dan penertiban sambungan air dan 5. Program sanitasi di Kota Bitung antara lain amnesti septik tank bocor dan Ipal komunal agar air bawah tanah menjadi bersih.

“Itu sesuai dengan prioritas pembangunan daerah Kota Bitung antara lain sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang merupakan urusan wajib layanan dasar yang harus dilaksanakan, serta menjadi salah satu sasaran misi Kota Bitung dan prioritas pembangunan Provinsi Sulawesi Utara dimana pokok penekanannya pada penyediaan air minum,” jelasnya.

Wali kota juga memastikan akan tetap mengikuti program itu pada tahun depan dan berharap program ini tetap berjalan, karena manfaat dari program ini sangat positif dan menyentuh langsung kepada masyarakat khususnya MBR terlebih untuk peningkatan kesejahteraan.

Dirjen Ciptakarya dalam sambutannya menerangkan, kegiatan itu merupakan upaya dari Dirjen Ciptakarya dalam mempersiapkan pelaksanaan program hibah air minum melalui pendanaan APBN murni di tahun 2017.

Program hibah air minum adalah pemberian hibah dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang mengacu pada layanan kinerja yang terukur, dimana pemerintah pusat akan memberikan penggantian atas investasi penyertaan modal kepada PDAM yang di lakukan oleh pemerintah daerah.

Kementerian PUPR bersama kementerian keuangan dan Bappenas telah mengalokasikan dana sebesar Rp850 miliar untuk dapat meningkatkan akses layanan air minum kepada kurang lebih 250.000 sambungan rumah.

Pelaksanaan program hibah air minum ini diprioritaskan kepada kabupaten/kota yang mempunyai komitmen untuk memberikan pelayanan dasar berupa sambungan air minum kepada MBR dengan kemudahan dan keringan biaya pemasangan sambungan baru layanan air minum.

Hadir dalam acara itu, Direktur PDAM Kota Bitung, Raymond Luntungan, Kepala Dinas PUPR Pemkot Bitung, Rudy Theno, Kepala Bagian Umum, Theo Rorong dan Kasubbag Protokol, Albert Sergius.

(***/abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara