
Manado – Perseteruaan Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) dengan Rakyat Minahasa terkait pergantian lambang burung manguni dengan burung merpati kian memanas. Selain sejumlah aksi demonstrasi menolak pergantian lambang, serta kecaman terhadap Bupati yang dianggap telah melecehkan rakyat Minahasa.
Kali ini Telly Tjanggulung (T2) Bupati Mitra didesak untuk mundur dari jabatannya. Hal ini ditegaskan oleh Dolvie Maringka Tonaas Minahasa akhir pekan lalu. “Kami minta T2 untuk mundur dari jabatan, karena telah arogan dan diduga menghina rakyat Minahasa,” tegasnya dengan nada keras.
Ketika ditanya seandainya T2 tak mau mundur, Maringka mengancam akan melakukan demonstrasi terus-menerus tanpa henti hingga T2 dinonaktifkan oleh pemerintah pusat, lebih lanjut dirinya membeber sesegera mungkin ia bersama rekannya yang lain akan menghadap Menteri Dalam Negeri untuk mengadukan sikap T2 yang dinilai telah mengancam disintegrasi di bumi nyiur melambai.
Menjawab pertanyaan kenapa T2 mesti mundur, Maringka menguraikan sikap T2 telah mengancam perpecahan di tengah-tengah rakyat Minahasa. “Burung manguni itu setara dengan burung garuda di mata rakyat minahasa, oleh karenanya ketika lambang burung manguni digantikan dengan lambang yang lain. Hal tersebut menyulut disintegrasi , satu-satunya cara guna menghindari perpecahan tersebut maka T2 perlu digantikan oleh pemimpin yang lebih bijaksana untuk memulihkan Mitra dari
perseteruan tersebut,” tandasnya. (IS)
