
MANADO – Peningkatan konstribusi pengidap HIV-AIDS di Sulawesi Utara semakin Tinggi. Dari data yang ada di Dinas Kesehatan Provinsi Sulut menunjukan tren peningkatan yang cukup signifikan, total pengidap HIV-AIDS di Sulut, Kota Manado menempati posisi tertinggi distribusi HIV-AIDS dengan pencapaian 39 persen. Hinggah Oktober 2011, Kota Manado mempunyai 117 pengidap HIV serta 246 pengidap AIDS.
Berikutnya menyul Kota Bitung dengan pencapaian hinggah 23 persen atau 127 pengidap HIV serta 91 AIDS. Urutan ketiga Kabupaten Minahasa dan Minut 10 persen.
Hal tersebut terungkap dalam dialog akhir tahun soal penyebaran AIDS di Sulut yang dilaksanakan Selasa, (27/12) di ruangan KPA Kantor Gubernur Sulut.
Dari data yang ada setiap bulannya HIV-AIDS bertambah sebanyak 13 kasus, dari total 7 kasus HIV dan 6 AIDS, hinggah Oktober ini total 343 pengidap HIV dan 592 pengidap AIDS menyebar di Sulut.
Salah satu faktor penyebab meningkatnya kasus AIDS di Sulut menurut Sekertaris KPA dr. Meis Tangel adalah “munculnya kasus yang sudah stadium lanjut (stadium AIDS) yang mereka dapat dari luar Provinsi Sulut, dan setelah sakit mereka kembali ‘pulang kampung’ dengan keadaan yang sudah berpenyakit AIDS.”
Ia menghimbau agar penggunaan kondom lebih diefektifkan lagi sebagai salah satu cara pemberantas penyakit AIDS. Dan juga kepada masyarakat supaya tidak malu-malu memeriksakan diri kerumah sakit untuk mendeteksi penyakit ini. (jrp)
