Berita Utama

Lindungi Anak Indonesia dengan Vaksin

Lindungi Anak Indonesia dengan Vaksin
dr Devi Tanos menyalurkan bantuan bagi anak-anak di Tomohon.

Tomohon, BeritaManado.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menargetkan sebanyak 1,2 juta penduduk Sulut sudah divaksin sampai akhir tahun 2021 ini.

Hingga Jumat (9/7/2021), Satuan Gugus Tugas (Satgas) COVID-19 Sulut telah mendata, total suntikan yang sudah diberikan baik dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 784.573 suntikan.

Bahkan mulai 1 Juli 2021, anak-anak usia 12-17 tahun sudah bisa divaksin demi memberi kekebalan dari ancaman Covid-19.

Covid bagi anak turut menjadi pemerintah daerah, merujuk Surat Edaran Kementerian Kesehatan HK.02.02/I/1727/2021 tentang Vaksinasi Tahap 3 Bagi Masyarakat Rentan serta Umum Lainnya dan Anak Usia 12-17 Tahun.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey bersama Wakil Steven Kandouw kemudian melakukan launching vaksinasi Covid-19 anak-anak usia 12-17 tahun.

Kegiatan yang diikuti para kepala daerah lewat sambungan virtual tersebut dipusatkan di SMA Kristen Eben Haezar Manado, Senin (5/7/2021).

Perhatian terhadap vaksinasi bagi anak, juga turut diberikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (P3AD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr Kartika Devi Tanos.

Dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2021, istri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw itu melakukan kunjungan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Tomohon, Jumat (9/7/2021).

Terpantau, kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, Ketua TP PKK Tomohon, Kakanwil, Kadiv Pas dan jajaran pejabat Pemkot Tomohon.

Kesempatan itu, dr Devi Tanos menyerahkan bantuan dan memantau pelaksanaan vaksinasi di Lapas Anak tersebut.

Ia turut memberikan edukasi kepada warga binaan agar tetap giat menerapkan protokol kesehatan dan pentingnya vaksinasi Covid-19.

“Sekarang kita masih dalam situasi pandemi. Apalagi ada ancaman penularan Covid-19 varian baru. Masker harus dipakai dua lapis. Baiknya masker medis di lapisan pertama dan masker kain pada lapisan kedua,” ujarnya.

Menurut dr Devi, vaksinasi bagi anak-anak sangat penting, sehingga mesti dipahami para orang tua agar memberikan perlindungan akan ancaman Covid-19.

“Covid-19 saat ini sudah banyak menulari anak-anak. Kita tentunya bersyukur karena anak usia 12-17 tahun sudah bisa divaksin. Itu sudah melewati pengujian. Mudah-mudahan anak-anak di bawah 12 tahun ke depan sudah bisa divaksin. Kita tunggu saja pengujiannya,” ungkapnya.

dr Devi Tanos usai memantau vaksinasi melakukan panen bawang dan menanam cabai di halaman perkebunan Lapas Anak tersebut.

Usai dari situ, ia dan rombongan menyambangi Lapas Perempuan Kelas II B.

Mantan Kepala Biro Kesra ini turut mendatangi sejumlah ruangan, baik tempat membuat kain batik hingga kamar para warga binaan.

Ada yang menarik dalam kunjungan tersebut saat dr Devi Tanos mampir ke salah satu ruang warga binaan perempuan yang tengah merawat anak bayinya.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara