Grab juga akan memberikan ruang untuk beriklan di media sosial dan saluran digital Grab. Pelanggan akan diarahkan pada laman transaksi langsung saat meng-klik iklan ini.
2. Memberikan Pelatihan Keterampilan dan Pertumbuhan bagi Bisnis Kecil
Microsite khusus bagi UMKM: Ruang bagi jutaan UMKM untuk mencari tips terkait pengembangan bisnisnya, inspirasi dari bisnis kecil yang sukses, dan cara bergabung dalam ekosistem digital Grab: www.grabforgood.id.
Akses Perbankan. Peningkatan penghasilan pun membuat lebih banyak mitra Grab mulai mengatur keuangan pribadi mereka. Sebanyak 76% mitra pengemudi GrabBike dan 73% mitra pengemudi GrabCar sekarang rutin menabung di bank dengan rata-rata tabungan masing-masing Rp1,1 juta hingga Rp1,7 juta. Dengan adanya tabungan di bank dan kesehatan finansial yang lebih baik, sebanyak 59% dari mitra pengemudi GrabBike dan 59% mitra pengemudi GrabCar dapat lebih mudah meminjam uang setelah bergabung dengan Grab karena penyedia jasa keuangan lebih memercayai mereka. Pinjaman ini membuat mereka lebih leluasa mengembangkan bisnis atau berinvestasi pada kendaraan mereka.
Teknologi Membuka Kesempatan Usaha. Dari riset tersebut, terbukti ada banyak masyarakat yang terinspirasi untuk membuka usaha. Sebanyak 10% mitra merchant GrabFood Manado terinspirasi untuk memulai bisnisnya karena adanya GrabFood dan 13% mitra merchant menggunakan GrabFood saat pertama kali memulai bisnisnya. Seiring dengan tumbuhnya bisnis mitra merchant GrabFood dan agen GrabKios, mereka juga menyerap tenaga kerja dari komunitas mereka. Sebanyak 43% mitra merchant GrabFood dan 19% mitra agen GrabKios di Manado menambah hingga 2 pegawai baru sejak bergabung dengan Grab.
Riyadi Suparno, M.Sc, Direktur Eksekutif, Tenggara Strategics, menyatakan melalui riset ini seluruh elemen terkait bisa melihat kontribusi yang sudah dilakukan oleh pihak Grab dalam beberapa waktu ke belakang. “Saat Manado mulai beradaptasi untuk menyambut era pasca-COVID-19, kami percaya bahwa platform seperti Grab dan sektor gig economy dapat mendukung Manado dalam perjalanannya menuju pemulihan ekonomi. Kami melihat bahwa ada peningkatan kualitas hidup para gig workers di Manado sebesar 16% setelah bergabung dengan Grab. Untuk itu, kesiapan para gig workers pelaku UMKM secara digital akan menjadi lebih penting dalam era new normal. Dalam riset tersebut, kami juga menemukan bahwa 27% mitra GrabFood mempekerjakan rata-rata dua karyawan baru saat bisnis mulai bertumbuh. Sistem digital dari platform Grab juga bisa membantu mereka tetap menjalankan bisnisnya di tengah wabah COVID-19 dan siap memasuki era tatanan kehidupan baru.“
Grab For Good: Bantu Masyarakat Manado Beradaptasi di Era New Normal
Grab telah meluncurkan Laporan Dampak Sosial 2019/2020 Edisi Kedua yang difokuskan pada dampak COVID-19 terhadap komunitas dan cara Grab meresponsnya. Di Indonesia sendiri, Grab telah berkomitmen lebih dari Rp 260 miliar dan menciptakan lebih dari 24 inisiatif baru untuk meringankan dampak pandemi pada para mitra, garda terdepan, dan komunitas selama pandemi COVID-19.
Di Manado, Grab telah menghadirkan 3 layanan baru untuk mendukung mitra, masyarakat, dan juga UMKM di tengah pandemi. Untuk mendukung masyarakat yang kini lebih banyak beraktivitas dari rumah, dan sekaligus membantu UMKM dan mitra Grab agar tetap memiliki penghasilan, Grab luncurkan layanan kurir GrabAssistant dan layanan belanja GrabMart.
Memasuki era new normal, Grab juga menghadirkan layanan GrabProtect, armada khusus pertama di Indonesia yang memberikan perlindungan tambahan bagi mitra pengemudi dan pelanggan berupa partisi dari plastik tebal untuk keamanan perjalanan.
Grab juga menghadirkan pengantaran tanpa kontak dan bekerja sama dengan petugas medis untuk melakukan edukasi kepada ratusan mitra merchant GrabFood untuk memastikan kebersihan dan keamanan proses usaha kuliner mereka.
Dr. Ir. Godbless Sofcar Vicky Lumentut, S.H, M.Si, D.E.A., Walikota Manado, mengapresiasi seluruh program Grab yang ada di Kota Manado.
“Langkah baik yang dilakukan Grab pastinya akan berdampak besar kepada masyarakat Manado sekarang dan masa depan. Para pengusaha kecil dan tradisional ini harus siap menghadapi “new normal” dengan tetap bisa menjalankan bisnisnya.
Pemerintah juga sudah siapkan lokasi bagi para IKM dan UMKM untuk mereka membuka usahanya kembali. Program #TerusUsaha dari Grab merupakan wujud nyata kolaborasi sektor swasta dan pemerintahan yang dapat membantu digitalisasi UMKM agar memiliki daya saing dan lebih mudah dijangkau pembeli.”
Grab berharap program #TerusUsaha yang dijalankan di Kota Manado akan mendorong perekonomian masyarakat dalam waktu dekat. “Inisiatif berasaskan gotong-royong yang sudah dijalankan oleh Grab selama pandemi ini kami harapkan mampu membantu masyarakat yang terkena dampak. Grab pun sudah membantu para mitra untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat agar tetap memiliki daya saing dalam pemulihan ekonomi di era tatanan kehidupan baru. Kami akan terus berupaya agar wirausahawan mikro atau bisnis sekecil apa pun mampu beradaptasi dalam era tatanan baru dan mempertahankan mata pencaharian mereka. Mari bersama ubah susah menjadi peluang dengan Terus Usaha,” ungkap Halim.
(*/dit)
