
Minut, BeritaManado.com — Gelombang unjuk rasa yang meluas di berbagai wilayah Tanah Air, khususnya di Pulau Jawa, memicu respons dari kaum muda di Sulawesi Utara (Sulut).
Menanggapi situasi ini, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa Utara, Virgino Dondokambey, S.H., M.H., mengajak seluruh pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan terus menjaga keutuhan bangsa.
Virgino menegaskan, menyampaikan aspirasi adalah hak setiap warga negara, namun ia mengingatkan agar dilakukan tanpa tindakan anarkis.
“Menyuarakan aspirasi boleh, tapi jangan dengan anarkis, atau merusak fasilitas publik dan sebagainya,” ujarnya.
Dikatakan, sebagai generasi penerus bangsa, pemuda memiliki tanggung jawab besar menjaga perdamaian dan stabilitas.
Virgino optimis masyarakat Minahasa Utara, khususnya para pemudanya, memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, mereka adalah penduduk yang menjunjung tinggi toleransi dan tidak mudah terpancing emosi untuk melakukan tindakan yang memecah belah.
“Saya percaya, masyarakat Minahasa Utara adalah penduduk dengan toleransi tinggi, tidak menginginkan perpecahan, dan tidak mudah terprovokasi dengan situasi,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen pemuda bersatu menjaga tanah Minahasa Utara dari potensi anarkisme.
“Mari kita bersama jaga keutuhan tanah Minahasa Utara dengan menolak tindakan anarkis. Torang cinta damai,” tandasnya.
Pernyataan Virgino itu menjadi pengingat penting bagi pemuda di Minahasa Utara agar tetap bersikap bijak di tengah situasi politik yang memanas, memastikan bahwa semangat reformasi tetap di jalur yang damai dan konstruktif.
(Alfrits Semen)
