Jika mengalami ini, jangan tunda lagi, segera cari pengobatan.
Mengapa? Karena jika sudah terdiagnosis Obstructive Sleep Apnea (ngorok parah), komplikasinya bisa merembet kemana-mana: gula darah, hipertensi, stroke, penyakit jantung, asam urat, demensia, impotensi (pada pria), hingga risiko kematian yang tinggi. Sudah pasti, kualitas hidup pun langsung anjlok.
“Sangat penting untuk menjaga agar kita tetap sehat, jangan tunggu sampai sudah sakit baru berobat,” pungkasnya, mengingatkan betapa vitalnya deteksi dini.
Adapun Ilmu Kesehatan Tidur sendiri adalah ilmu yang mempelajari secara mendalam tentang fisiologi tidur dan berbagai gangguannya.
Ilmu ini termasuk dalam delapan fondasi dasar kesehatan menurut AHA, dan sudah dikembangkan sejak tahun 1964 di Stanford.
Kini, spesialisasi bidang ini diakui secara global di bawah World Sleep Society (WSC).
(jenlywenur)
