
Foto: Personel BPBD Kota Bitung saat melakukan pendistribusian air bersih, dan penanganan karhutla.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung terus bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus melakukan penanganan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah.
Tak hanya menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan, personel BPBD juga siaga melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah lokasi.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Bitung hingga Selasa (15/9/2026), bantuan air bersih yang telah disalurkan mencapai 101.400 liter.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 204 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 227 rumah terdampak kekeringan.“Bantuan air bersih terus kami salurkan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan,” ujar Plt. Kalaks BPBD Kota Bitung, Welmy Pasa Kalangit, S.Sos., MAP.
Di tengah upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga, BPBD Kota Bitung juga harus menghadapi ancaman Karhutla.
Pada hari yang sama, BPBD menerima laporan kebakaran hutan dan lahan di Kelurahan Batuputih Bawah, tepatnya di sekitar gerbang masuk kawasan tersebut. Mendapat laporan itu, personel BPBD langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Data Pusdalops BPBD Kota Bitung mencatat hingga saat ini telah terjadi 54 kejadian Karhutla dengan 68 titik api. Luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 131,92 hektare.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat cuaca kering dapat meningkatkan risiko meluasnya kebakaran, terutama apabila terjadi pembakaran lahan secara sembarangan.
Welmy mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan. Jika melihat asap atau titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin,” imbaunya.
BPBD Kota Bitung memastikan pelayanan kepada masyarakat terdampak kekeringan dan penanganan Karhutla terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi dampak bencana dan menjaga keselamatan warga.
