
BeritaManado.com — Di tengah kepanikan saat KM Barcelona V terbakar di perairan Pulau Talise, empat unit kapal Puskesmas Keliling Laut milik Dinas Kesehatan Minahasa Utara muncul sebagai penyelamat.
Armada medis ini bergerak cepat mengevakuasi penumpang yang terombang-ambing di laut setelah kapal yang mereka tumpangi terbakar hebat, Minggu (20/7/2025).
Kapal-kapal medis ini adalah bagian dari program inovatif yang diluncurkan oleh Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, pada Juli 2023.
Awalnya dirancang untuk memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan terpencil, namun hari itu, kapal ini membuktikan peran vitalnya sebagai penyambung hidup di saat darurat.
Langsung Terjun ke Lokasi
Berdasarkan pantauan di lapangan, keempat kapal medis tersebut bersama tim tenaga kesehatan langsung bergerak ke titik evakuasi begitu menerima informasi dari Posko Kesehatan dan Tim SAR gabungan.
Dengan membawa peralatan medis darurat, oksigen, infus, serta dukungan logistik, kapal-kapal ini menjemput para penumpang yang telah diselamatkan ke pulau-pulau terdekat seperti Gangga I dan II.
Menurut petugas medis di lokasi, sebagian besar penumpang mengalami trauma, sesak napas, luka ringan akibat melompat ke laut, serta kelelahan berat.
Mereka segera mendapat pertolongan pertama sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan di daratan.
Viral dan Dipuji Masyarakat
Salah satu warga yang ikut menyaksikan evakuasi mengunggah video ke media sosial dan menulis:
“Salut untuk Kapal Puskesmas Laut dari Minut. Langsung turun bantu korban kebakaran KM Barcelona. Ini baru kerja nyata dari pemerintah daerah.”
Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan menuai pujian. Banyak warganet menyebut program Puskesmas Laut sebagai “inovasi yang menyelamatkan,” serta mengapresiasi kepemimpinan Bupati Joune Ganda yang dianggap sigap dan visioner.
Dari Program Kesehatan Jadi Armada Tanggap Darurat
Program Puskesmas Keliling Laut ini sebelumnya diluncurkan di Pelabuhan Munte, Likupang Barat, pada 7 Juli 2023.
Empat unit kapal tersebut dilengkapi dengan tenaga medis, obat-obatan, dan alat pertolongan pertama. Dalam kondisi normal, kapal ini bertugas melayani masyarakat kepulauan seperti di wilayah Wori, Likupang Timur dan Likupang Barat.
Namun dalam kondisi luar biasa seperti kebakaran KM Barcelona V, keberadaan kapal ini menjadi sarana tanggap darurat yang tak ternilai.
“Kami bersyukur kapal ini bisa menjangkau titik-titik yang tidak mudah dilalui kapal besar,” ujar salah satu petugas medis di lokasi evakuasi.
Komitmen Pemimpin Daerah pada Keselamatan Warga
Langkah cepat ini memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap arah kebijakan Pemkab Minut di bawah kepemimpinan Joune Ganda.
Program kesehatan yang sebelumnya dianggap biasa, kini terbukti krusial dalam situasi genting.
“Keselamatan dan kesehatan rakyat adalah prioritas utama. Itulah filosofi di balik program ini,” ujar salah satu pejabat Dinas Kesehatan Minut di sela pendampingan medis.
