
Tondano – Duet Jantje Wowiling Sajouw – Ivan Sarundajang (JWS – IS) nampaknya semakin mengerucut untuk menggunakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam Pilkada Minahasa mendatang.
Pasalnya, dari bocoran yang diperoleh beritamanado.com menyebutkan pasangan ini telah direstui untuk maju menggunakan partai berlambang banteng moncong putih ini. “PDIP besar kemungkinan akan mengusung JWS-IS dalam Pilkada nanti. Perhitungannya, JWS adalah pemenang survei yang telah dilakukan dan telah mendapat persetujuan dari sejumlah pihak yang berkompeten. Sementara IS diyakini pasangan yang tepat untuk mendampingi JWS. Potensi IS mendulang perolehan suara itu besar. Jadi wajar memilih IS dengan segala perhitungannya,” ujar sumber.
DPD PDIP Sulut saat dikonfirmasi dalam setiap kesempatan mengatakan bahwa pihaknya memiliki mekanisme dan aturan main dalam penentuan calon nantinya. “Yang pasti kita memiliki mekanisme dan aturan main. Untuk saat ini kita belum membuka pendaftaran dan belum mengantongi hasil survei. Mungkin hasil survei baik internal dan eksternal baru diperoleh April nanti,” ungkap Frangky Wongkar, Sekretaris DPD PDIP Sulut.
Sementara soal peluang diakomodirnya duet JWS-IS, menurut Wongkar itu bisa saja terjadi. “Kalau kita bicara peluang, tentu semua kandidat baik JWS, IS atau lainnya memiliki peluang yang sama untuk diakomodir. Tinggal kita lihat saja hasil survei seperti apa dan pertimbangan lain yang akan dikeluarkan partai,” pungkas Wongkar. (iker)

susah mo jadi ini JWS krn so pernah duduk dikursi pesakitan
Tunggujo mana yg lebe mantab DAK 2007 ato DAK 2008-2011 siap2jo.
sekarang lagi jaman politik dinasti… Pak Gub mempersiapkan anaknya, Pak Vreeke juga sama. klo tidak diakomodir anak2 mereka utk dicalonkan,nanti akan dipersulit atau ada yg akan dikeluarkan dari partai….
kalo kita lebeh perhatikan GMIM supaya nda berpihak. kalo warganya boleh.
JSW pe kasus DAK ’07 so mulai dapa ungkit ulang,bukang dapa kursi BUPATI mala dapa Kursi Pesakitan..
Makanya jgn Rakus kekuasaan!!!
JWS lebih siap dan tepat memimpin MINAHASA dari pada calon yang lain…
kalo kita lebe baik JWS berpasangan dengan JK (jendry Keintjem) dari pada dgn IS…
Praktek politik jorok mulai merasuki PDIP rupanya… Untuk bisa menggunakan kendaraan PDIP, JWS mengadaikan rumah dan tanahnya senilai 15 milyar kepada petinggi partai berinisial JS. Aduhhhh… murahnya harga diri partai ini…
Kalu lia tampang Bung Ivan , kong dulu pake rambut kuncir , seperti bandar narkoba Kolombia : Pablo Escobar . Selamat bacalon di Pilkada Minahasa Bung Ivan , semoga ente untung .
Sebagai masyarakat minahasa seharusnya torang harus lebih dewasa, krn siapapun dia yang akan mencalonkan diri. itu adalah hak mereka. dan qta sebagai pemilik hak pilih di minahasa marilah qta gunakan hak pilih qta sesuai dengan pilihan qta. jangan karena qta berbeda pilihan sampai berlaku tidak dewasa. berbeda itu wajar tapi jangan memaksakan kehendak kepada orang lain, untuk pengamat gunakanlah pandangan anda untuk diri anda sendiri jangan membuat statmen yang dapat memancing . dan untuk warga gmim qta rasa ini pribadi sendiri bukan warga gmim seluruhnya jadi jangan membawa-bawa nama gmim dalam berpolitik krn itu dapat merubah orang dari bersimpati menjadi berempati.
@warga gmim: ada asap ada api,, hukum di indonesia bisa dibeli dgn uang!hehhehehee kyk ga tau aje luuu ato belagak ga tau? Uda jelas jws tersangkut kasus dakdiknas,uda ditengteng kejari smp uda terbukti bersalah,cm kan UUD.. So.. Masyarakat ga bodohlah.. Guru2 jg tau permainan jws,hahahaa
Atau ngana jws pe tim sukses? Mo cuci nama jws?torang samua bukang org bodok,kalo nama so cacat mo tutup atao cuci pake apa jg uda ga bakal ilang..
Bgt jg dgn ivan,masyarakat SULUT smp yg dipelosok jg smua tau sepak terjang ivan.. Minahasa bs terpuruk kalau dorang dua yg pimpin.. Torang nda mo jual ini minahasa pa org2 yg cm mo memperkaya diri sndr,jelas????
Apa alasan kita memvonis JWS-IS yg pernah menjadi pesakitan benar2 alasan ????? memvonis JWS-IS kala alias nda laku alias ndaada orang mopilih dalam Pilkada Minahasa? Kalau itu betul,…. Bagimana dengan alasan Konstituen yg lain yg tetap menginginkan JWS-IS maju dlm Pilkada Minahasa karena ternyata waktu juga yg membuktikan bahwa alasan ‘pengamat yg mana JWS-IS pernah menjadi pesakitan sebagai koruptor TERNYATA omong kosong menurut HUKUM yg adalah Panglima dinegara ini, Karena ternyata MA dengan kasasinya menyatakan JWS BEBAS MURNI ‘ tak bterbukti bersalah ‘. Apa konstituen tidak boleh medukung, mensosialisasikan, Memilih dan akan Memenangkan JWS-IS.? Dan tentu inilah dasar utama para Parpol dalam melakuka Survei sebagai salah satu bagian dalam pola rekrutmen calon. Tapi tak apalah ‘pengamat’ berkomentar seperti itu, muda2han anda mempunyai hak pilih di Minahasa, tapi kalu Nda, kasiang…..? Mimpi yg tak terbeli itu ssib.! Iwan Fals bilang hehehe.
Dua2 so pernah jd pesakitan kasus korupsi, pas banget ba’par..pst kalah,hehehhehehe