Wisata dan Kuliner

Jumlah Kedatangan Wisatawan China Daratan ke Jepang Anjlok 50 Persen Lebih pada Maret 2026

Wisatawan mengunjungi area di sekitar Kuil Senso-ji di Tokyo, Jepang, pada 20 Januari 2026. (Xinhua/Jia Haocheng)
Wisatawan mengunjungi area di sekitar Kuil Senso-ji di Tokyo, Jepang, pada 20 Januari 2026. (Xinhua/Jia Haocheng)

Jumlah wisatawan asal China Daratan yang datang ke Jepang merosot 55,9 persen secara tahunan (year-on-year) pada Maret 2026 menjadi 291.600 orang, menandai tren penurunan berkelanjutan yang membebani berbagai sektor perekonomian Jepang.

   Penurunan itu memperpanjang tren penurunan menjadi empat bulan secara beruntun, menurut data yang dirilis oleh Organisasi Pariwisata Nasional Jepang pada Rabu (15/4).

   Selama kuartal pertama 2026, jumlah kedatangan wisatawan China Daratan ke Jepang merosot 54,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

   Penurunan jumlah wisatawan yang terus berlanjut ini terjadi setelah pernyataan terang-terangan terkait Taiwan yang dilontarkan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, yang diikuti oleh terus melemahnya permintaan perjalanan dari China Daratan.

   Penurunan itu telah memberikan tekanan pada berbagai sektor industri, termasuk retail, perhotelan, dan kuliner, yang selama ini sangat bergantung pada wisatawan asal China.

   Data awal yang dirilis oleh Badan Pariwisata Jepang pada Rabu menunjukkan bahwa jumlah pengeluaran wisatawan asal China Daratan pada periode Januari-Maret 2026 turun separuhnya dari setahun sebelumnya menjadi 271,5 miliar yen (1 yen = Rp107,85).

   Sejumlah peretail besar di Jepang telah merasakan dampaknya. Operator pusat perbelanjaan Takashimaya dan J. Front Retailing melaporkan penyusutan laba bersih pada tahun fiskal sebelumnya, penurunan pertama semacam itu yang mereka alami dalam lima tahun.

   Keiichi Ono, presiden J. Front Retailing, menyampaikan dalam sebuah pemaparan laporan keuangan bahwa dalam jangka pendek, akan sulit untuk mengimbangi dampak penurunan jumlah wisatawan asal China tersebut

Artikel ini merupakan konten kerja sama BeritaManado.com dengan Kantor Berita Xinhua.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara