BeritaManado.com

Ini Jawaban Camat Matuari soal Laporan Penganiyaan

October 19
10:30 2017
Ilustrasi

Ilustrasi

 

 

Bitung – Camat Matuari, Steven Prok membantah jika dirinya telah melakukan penganiayaan terhadap salah satu warganya, Yudith Tenda (24).

Steven menjelaskan, tanggal 8 Oktober malam sdkitar pukul 23.30 Wita ia dengan menggunakan motor hendak pulang melewati rumah Lurah Manembo-nembo Tengah setelah memandu jalan bagi keluarga yang pulang dari pengucapan.

Baca: Warga Manembo-nembo Ini Mengaku Dianiaya Camat dan Lurah Dihadapan Polisi

“Lewat TKP, saya mendapati terjadi ribut ribut oknum bernama Yudith mabuk berat bakuku babatariak memaki-maki dan mengancam mau memukul Bapak Toni yang merupakan orang tua mertua Lurah Manembo-nembo Tengah,” jelas Steven, Rabu (18/10/2017).

Ia mengaku berhenti dan warga melaporkan bahwa ada perselisihan antara Yudith dengan Pak Toni karena motor yang kendarai Yudith menyenggol mobil milik Pak Toni yang parkir.

“Tidak terima dengan teguran, Yudith membuat keributan mengancam-ancam Pak Toni dan semua warga yang ingin melerai,” katanya.

Suasana makin tak terkendali ketika Slsaudara sepupu Yudith bernama Gio kata Steven, juga ikut-ikutan ribut bakuku dan memukul kendaraan Pak Toni hingga penyok.

“Tak cuma itu, Pak Toni juga dipukul oleh Gio hingga terjatuh dan luka. Sambil lari kesana kemari Gio berteriak dan juga diikuti Yudith masih bakuku,” katanya.

Melihat kondisi itu, Steven turun tangan dengan membujuk dan menegur Yudith serta sekali dua kali menepuk pipinya agar mau menurut.

“Sambil menepuk-nepuk pipinya, saya minta agar pulang saja karena sudah mabuk berat serta berteriak menganggu ketertiban umum,” katanya.

Tak lama kata dia, pihak Kepolisian datang dan Gio melarikan diri tapi Yudith dibawa ke Polsek Matuari.

“Lurah yang datang menyusul ke Polsek membawa Aqua rupanya menepuk kepala Yudith karena kesal sebab mereka sering sekali berbuat keributan di kompleks sampai beberapa kali di urus oleh aparat,” katanya.

Steven mengaku heran kenapa hanya dirinya dan lurah yang dilaporkan, padahal dihadapan banyak warga dan di depan orang tua Yudith, ada oknum warga yang memberikan pembinaan secara fisik tidak dilapor.

“Ini ada maksud apa? Kami yang hanya menegur tapi dibalas dengan makian serta diancam mau dipukul malah dilaporkan,” katanya.(abinenobm)

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment