Berita Utama

Ini Foto-foto Bukti Kampung Mayora Diabaikan Pemkot Manado

Jalan rusak parah belum tersentuk pembangunan sama sekali, terlihat dari jauh sebagian sudah di cor semen melalui swadaya masyarakat
Jalan rusak parah belum tersentuh pembangunan sama sekali, terlihat dari jauh sebagian sudah di cor semen melalui swadaya masyarakat

Manado – Pemerintah yang mendapat mandat dari rakyat untuk memimpin harus melaksanakan pembangunan tanpa pandang bulu. Namun bagaimana jadinya jika pembangunan yang dilakukan Pemkot Manado ternyata tidak ada pemerataan.

Pantauan BeritaManado.com, di Kecamatan Tikala, Kelurahan Banjer, Lingkungan 3, Kampung Mayora, kondisi jalan rusak parah tidak tersentuh pembangunan bertahun-tahun. Diutarakan Agus Sarmin, tokoh masyarakat setempat, beberapa kali perwakilan masyarakat memasukkan proposal permohonan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase tapi tidak digubris.

Jalan utama Kampung Mayora, sempit dan masih bernetuk tanah
Jalan utama Kampung Mayora, sempit dan masih berbentuk tanah

“Pemerintah berdalih pernah masuk PNPM, padahal proyek tersebut hanya di titik tertentu saja. Lihat saja kondisi jalan disini bertahun-tahun tidak tersentuh pembangunan. Pertanyaan, apakah pemerintah masih mengakui kami masyarakat Banjer lingkungan 3 alias kampung Mayora sebagai warga Kota Manado?” tegas Agus Sarmin kepada Beritamanado.com, Rabu (28/6/2017).

Deoan mesjid Nurur Rahmah, akses utama masuk Kampung Mayora juga masih rusak parah
Depan mesjid Nurur Rahmah, akses utama masuk Kampung Mayora juga masih rusak parah

Lanjut Agus Sarmin, meskipun diabaikan pemerintah, namun masyarakat Mayora masih menunjukkan semangat dan kebersamaan. Melalui anggaran hasil swadaya, masyarakat melakukan pengocoran jalan meskipun masih terbatas belum secara keseluruhan.

Jalan akses menuju Kelurahan Teling, RS Advent rusak parah
Jalan akses menuju Kelurahan Teling, RS Advent, rusak parah

“Kami tidak pasrah meskipun besar harapan agar pemerintah dapat mengakui kami dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur jalan dan drainase untuk kemasyalahatan umat. Pemkot jangan menganaktirikan kami karena kami juga warga Manado yang melaksanakan seluruh kewajiban sebagai masyarakat,” tandas Agus Sarmin. (JerryPalohoon)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara