Ia menambahkan Bitung memiliki keindahan bawah laut yang potensial menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
Lokasinya berada pada dinding Pulau Lembeh yang kini tengah diobservasi oleh ahli dari Jerman.
“Belum pernah tersosialisasi sejak awal. Menariknya, keindahan bawah laut Kota Bitung disebut-sebut merangkum seluruh pesona bahari Indonesia,” katanya.
Sedangkan Joune Ganda sebagai Bupati Minut yang notabene menjadi pemangku utama proyek KEK Pariwisata Likupang menjelaskan telah mengambil langkah-langkah penting membangun daerah super prioritas tersebut.
Sosialisasi dilakukan Pemkab Minut hingga ke ibukota negara agar Likupang semakin dikenal seantero Nusantara.
Eksplorasi terhadap potensi pariwisata Minut semakin giat dilakukan.
Tak terbatas pada wisata alam di laut dan pesisir, juga pada potensi di aspek sejarah dan budaya.
Dia juga mengatakan, pengembangan dilakukan pada potensi wisata alam buatan dan wisata pengembangan.
“Semuanya ini dilakukan agar seluruh potensi kepariwisataan di Minut bisa terangkat, tidak hanya di KEK Likupang saja,” ujar dia.
Untuk program digitalisasi, Minahasa Utara telah memiliki peta jalan (road map) yang dirancang pemerintah kabupaten.
Joune mengatakan bersama Kementerian Kominfo, Kabupaten Minut bergerak semakin dinamis agar KEK Likupang bisa mendapatkan manfaat dalam pemanfaatan teknologi terkini dan berkelanjutan.
Sementara itu narasumber mewakili sektor perbankan, Meiske Kumurur melihat pentingnya posisi industri pariwisata yang terbukti mampu mendorong perekonomian global.
Dalam paparannya ia menyampaikan 10,4 persen gross domestic product (GDP) atau US$ 8,9 triliun disumbang sektor kepariwisataan.
Industri yang masuk kategori ramah lingkungan ini mampu menyediakan lapangan kerja bagi ratusan juta orang.
Pariwisata membuka peluang bagi siapa saja untuk menikmati keberagaman budaya dan keindahan alam.
“KEK Likupang adalah peluang besar untuk bisnis UMKM dan menyerap investasi dari luar masuk ke Sulawesi Utara atau Minahasa Utara khususnya,” kata Kumurur.
Kumurur menambahkan sektor perbankan akan mendukung sektor pariwisata dengan menyediakan sejumlah produk berbasis digital.
Bank berperan sebagai provider yang menyediakan pembiayaan usaha, layanan pembayaran hingga tata kelola keuangan di merchant.


