Politik dan Pemerintahan

HPN Dibuka Presiden SBY

HPN Dibuka Presiden SBY
Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil bersama Sekprov Ir Siswa Rachmad Mokodongan dan para Asisten saat melakukan Jumpa Bete di ruang Huyula kantor Gubernur Sulut

Manado – Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulut, Ir Siswa Rachmat Mokodongan di sela-sela pertemuan Jumpa Bete Jumat (18/1) menginformasikan kesiapan panitia daerah menggelar Hari Pers Nasional (HPN) 2013. Hingga saat ini kesiapannya sudah 70 persen. Kegiatan HPN tersebut nantinya akan mulai berlangsung pada Sabtu 2 Februari yang ditandai dengan olahraga bersepeda santai (funbike) yang melibatkan unsur pemerintah, masyarakat dan tentunya kalangan pers itu sendiri.

“Rencananya HPN ini akan dibuka oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 9 Februari 2013. Dimana Panitia Pusat bersama Gubernur Sulut, Sinyo Harry Sarundajang, pada 24 atau 25 Januari 2013 akan melakukan audiensi dengan Presiden di Jakarta, terkait dengan kehadirannya di HPN 2013 di Manado,” jelas Mokodongan disela-sela pertemuan rutin Jumat Bersih Bebas Temuan (Jumpa Bete) di ruang Huyula Kantor Gubernur, Jumat (18/01).

Karena itu, Mokodongan yang dipercayakan sebagai Ketua Panitia Daerah HPN 2013 ini mengajak seluruh masyarakat dan kalangan pers bersama unsur pemerintah untuk mengambil bagian dalam acara funbike tersebut.

Mokodongan juga menginformasikan selama berada di Kota Manado Presiden SBY selain akan meresmikan Kantor Sekretariat CTI Summit di Kaiwatu Manado dan melakukan penandatangan prasasti Patung Mendur (tokoh pejuang pers asal Sulut di Kawangkoan). (jrp)

Satu tanggapan untuk “HPN Dibuka Presiden SBY”

  1. Banyak Selamat dan Semoga Sukses HPN di Manado Sulawesi Utara. Pers kita bukan baru tahun-tahun sekarang. Harian pertama di Indonesia Timur adalah Tjahaya Siang, apa ada pewarisnya? Baik sekali pemberian award bagi pendahulu spt Saerang (Pikiran Rakyat), Togas (Sinar Harapan), Torar (Suarev), G.W.Bawengan (Pembina), seterusnya Spego, Maramis, Panggey, Lumunon,Sulu, Politon, dll atau anak-anak mereka. Juga para penulis dan bekas anggota PWI yg masih hidup sekarang, dp aparat yg tak terkait dgn pers, kecuali HPN dibaca sbg “Hari Pejabat Nasional”. Maaf dan Tabea.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara