Kota Bitung

HIV/AIDS “Incar” IRT Bitung

HIV/AIDS “Incar” IRT Bitung
Ilustrasi

BITUNG—Angka kasus HIV/AIDS di Kota Bitung terus bertambah, kendati pemerintah serta relawan terus melakukan sisialisasi ditengah masyarakat. Namun rupanya itu belum mampu untuk menekan, apalagi mengurangi jumlah kasus HIV/AIDS di kota pelabuhan ini.

Malah lebih mengagetkan lagi, saat ini, menurut Kaban Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKB-PP), dr Ellen Wuisan, dari 202 kasus HIV/AIDS yang ada di Kota Bitung, puluhan diantaranya adalah ibu rumah tangga (IRT) yang dinyatakan mengindap penyakit mematikan tersebut. “Untuk jumlah pastinya saya tidak bisa pastikan, namun saat ini dari 202 kasus HIV/AIDS di Kota Bitung, ada puluhan IRT yang termasuk dalam kasus tersebut,” kata Wuisan, Senin (5/12) tadi.

Menurut Wuisan, IRT di Kota Bitung memang sangat rentan dengan HIV/AIDS saat ini seperti di daerah lain. Bahkan menurutnya, ada sejumlah IRT yang tidak menyadari jika mereka telah terinveksi penyakit tersebut dan nanti ketahuan setelah dilakukan tes.

“Memang sasaran kita melakukan sosialisasi saat ini adalah para IRT dengan harapan bisa meminimalis jumlah IRT yang terjangkit HIV/AIDS,” katanya.

Selain IRT, menurut Wuisan, Pekerja Seks Komersil (PSK) di Kota Bitung yang mendominasi jumlah kasus HIV/AIDS. Dan jumlahnya terus mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Bahkan menurutnya, jumlah PSK yang telah terinveksi kemungkinan jauh lebih banyak dari data yang berhasil mereka dapatkan dilapangan.

“Kendala kita untuk melakukan pendektesian dini terhadap para PSK karena Kota Bitung sendiri tidak memiliki lokalisasi. Padahal jika ada lokalisasi maka tentu kita bisa melakukan kontrol dan pencegahan dini,” jelasnya. (en)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara