Bisnis dan Ekonomi

Hengky Honandar Bicara Ekonomi dan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19

Hengky Honandar Bicara Ekonomi dan Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid-19
Hengky Honandar

Bitung, BeritaManado.com – Ekonomi adalah sektor yang ikut babakbelur dihajar pandemi covid-19.

Bahkan negara mapanpun seperti Amerika Serikat ikut kalangkabut menghadapi tekanan imbas covid-19 hingga mengarah ke jurang resesi ekonomi.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Sulut, Hengky Honandar saat berbincang santai dengan sejumlah Wartawan akhir pekan lalu terkait dampak covid-19 terhadap ekonomi di kediamannya.

“Bukan hanya Amerika, tapi negara yang selama ini kita kenal sektor ekonominya mapan seperti Singapura, Jepang, Jerman dan Korea Selatan juga kelabakan akibat covid-19,” kata Hengky.

Pada dasarnya kata kader PDI Perjuangan ini, semua negara sektor ekonominya terdampak covid-19 tanpa terkecuali, termasuk Indonesia.

Namun saat ini, kata dia, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) masih mampu mensiasati dengan berbagai kebijakan dengan tujuan sektor perekonomian tetap bergerak.

“Salah satu cara yang selama ini digaungkan Jokowi adalah penguatan sektor ekonomi kerakyatan mengingat untuk berharap ke sektor investasi tidak bisa diharapkan 100% karena semua negara sementara bergelut memperkuat ekonominya masing-masing,” jelasnya.

Lalu bagaimana dengan Kota Bitung?

Pengusaha sektor perikanan ini juga tidak menapik jika sektor ekonomi di Kota Bitung juga terdampak.

Dampaknya adalah, semenjak pandemi covid-19 permintaan ekspor perikanan belum bisa dilakukan alias disetop untuk waktu tidak ditentukan.

Akibatnya kata dia, sejumlah perusahaan perikanan di Kota Bitung mau tidak mau harus merumahkan ratusan hingga ribuan karyawan akibat belum ada negara yang mau menerima ekspor.

“Kalaupun masih ada tetap beroperasi itu hanya untuk memenuhi pasar lokal saja, itupun membatasi jumlah karyawan karena belum ada produksi massal,” katanya.

Tapi, kondisi itu menurut Hengky, tidak memberikan jaminan apakah perusahaan akan tetap kembali beroperasi dan jalur ekspor dibuka kembali mengingat belum ada kepastian kapan wabah covid-19 berakhir.

“Istilah new normal bukan jaminan perusahaan perikanan bisa segera melakukan ekspor seperti dulu. New normal saat ini lebih mendorong masyarakat, terutama pelaku usaha kecil (UKM) untuk kembali beraktivitas memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata dia.

Ketahanan pangan

Hengky sendiri mengaku bangga dan salut dengan kebijakan Jokowi yakni program ketahanan pangan yang kini mulai dijalankan di semua daerah, termasuk Kota Bitung.

Ketahanan pangan menurut Hengky, adalah cara jitu untuk menghindari tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Karena menurutnya, dengan pemenuhan pangan atau jaminan pangan untuk masyarakat tersedia maka roda pemerintahan akan tetap berjalan normal kendati sektor ekonomi anjlok.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara