
Bitung – Seorang pedagang bumbu dapur, Hamsa di Pasar Girian mengaku merugi selama harga bawang putih dan merah mengalami kenaikan. Pasalnya, menurut Hamsa, selama harga kedua bumbu dapur itu mengalami kenaikan pembeli malah berkurang.
“Pembeli setiap hari hanya satu dua orang saja, itupun hanya membeli dengan jumlah sedikit,” kata Hamsa beberapa waktu lalu.
Menurutnya, para pembeli hanya membeli bawang putih dan merah secukupnya mengingat harganya mencapai Rp40 ribu hingga Rp80 ribu/kilo. “Akibatnya stok bawang putih dan merah saya masih banyak hingga kini. Belum habis terjual,” katanya.
Tak hanya itu, pedagang enceran aneka bumbu dapur ini mengaku kesulitan memutar modal. Mengingat modal usahanya sebagian besar tersedot untuk membeli bawang putih dan merah yang harganya selangit.
“Otomatis perputaran modal usaha saya tertahan di bawang putih dan merah yang belum habis terjual,” katanya.(enk)
