Berita Utama

Hampir Seluruh Warga Terjamin, Minahasa Utara Terus Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan

Hampir Seluruh Warga Terjamin, Minahasa Utara Terus Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan
Rapat Forum Komunikasi yang membahas strategi lanjutan implementasi UHC, yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah pada Rabu (1/4/2026). Foto: Ist

Penulis: Alfrits Semen | Minahasa Utara

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Hingga awal 2026, capaian UHC di daerah ini telah menembus angka lebih dari 99 persen, menjadikannya salah satu yang terbaik di Sulawesi Utara.

Capaian tersebut terungkap dalam Rapat Forum Komunikasi yang membahas strategi lanjutan implementasi UHC, yang digelar di ruang rapat Sekretaris Daerah pada Rabu (1/4/2026).

Sekretaris Daerah Pemkab Minut, Novly Wowiling, menyampaikan keberhasilan ini merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Cakupan kita sudah di atas 99 persen. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Tak hanya itu, prestasi tersebut juga mendapat pengakuan di tingkat provinsi melalui penghargaan UHC terbaik tahun 2025 yang diterima pada Februari 2026.

Dari sisi pembiayaan, Pemkab Minut dipastikan tidak menghadapi kendala.

Bahkan, iuran BPJS Kesehatan hingga triwulan pertama 2026 telah diselesaikan sepenuhnya.

Hal ini juga mendapat apresiasi dari pihak BPJS Kesehatan Cabang Manado yang menilai keberhasilan Minut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan.

Meski cakupan kepesertaan hampir menyeluruh, pemerintah mengakui masih ada pekerjaan rumah, terutama dalam peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan.

Ketua Komisi III DPRD Minut, Denny Kamlon Lolong, menegaskan pentingnya pembenahan sistem pelayanan rumah sakit agar manfaat program UHC benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kita perlu memastikan pelayanan, khususnya bagi peserta BPJS, semakin optimal,” katanya.
Digitalisasi dan Penguatan Rumah Sakit

Salah satu fokus utama saat ini adalah pengembangan layanan di RSUD Maria Walanda Maramis. Rumah sakit tersebut telah menerapkan sistem digital melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang bahkan masuk dalam dua terbaik di Sulawesi Utara versi penilaian PERSI.

Ke depan, RSUD ini juga akan mendapat tambahan fasilitas kesehatan yang didukung pihak swasta, tanpa membebani anggaran daerah.

“Inovasi harus terus ditingkatkan, terutama dalam sistem pelayanan berbasis teknologi,” tambah Wowiling yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas RSUD tersebut.

Di tengah peningkatan layanan kesehatan, pemerintah tetap mengingatkan masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan penyakit.

“Pelayanan semakin baik, tapi yang paling penting adalah bagaimana masyarakat bisa tetap sehat,” tutup Wowiling.

Rapat ini turut dihadiri berbagai pihak, mulai dari BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga perwakilan rumah sakit dan organisasi profesi. Kolaborasi lintas sektor ini dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi UHC di Minahasa Utara.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara