Manado, BeritaManado.com – Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri TNI-Polri dan Purnawirawan TNI-Polri (GM FKPPI) Sulut akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Senin (18/10/2021).
Agenda besar tersebut didahului dengan Pra Musda, yang digelar Jumat (15/10/2021) di Sekretariat GM FKPPI Sulut Kompleks Korem 131/Santiago.
Ketua PD XXII GM FKPPI Sulut Victor Mailangkay mengatakan, Musda IX akan dilaksanakan jam 09.00 WITA di Aula Kodam XIII Merdeka, Kota Manado dan sesuai rencana akan berlangsung sehari penuh yang dibuka oleh Pangdam XIII/Mdk serta ditutup Kapolda Sulut.
“Saya menghimbau agar anak anak TNI-Polri atau Purnawirawan TNI-Polri berkenan hadir dan bersilahturahmi dalam acara Musda GM FKPPI Sulut. Olehnya hari ini kami gelar Pra Musda untuk suksesnya kegiatan tersebut,” ujar Mailangkay.
Lanjutnya, Musda IX GM FKPPI Sulut akan dihadiri langsung pengurus pusat, mulai dari Ketua Umum Dwi Rianta Soerbakti, Wakil Ketua Umum Agus Surjanto dan Desy Silalahi, Ketua OKK Iwan Setiawan, Sekretaris Jendral Ari Garyanida dan Wakil Sekjen Bintoro.
“Musda direncanakan menghasilkan sepuluh keputusan Musda, di antaranya menerima laporan pertanggungjawaban PD XXII GM FKPPI Sulut, menetapkan program kerja 5 tahun (2021-2026), memilih Ketua dan Pengurus PD XXII GM FKPPI Sulut 2021-2026, rekomendasi berupa dukungan terhadap Program TNI POLRI di Sulut, dukungan penuh terhadap program daerah Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw, menegaskan bahwa GM FKPPI Sulut berada di garda terdepan mengawal Ideologi Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI yang Bhineka Tunggal Ika serta berada di garda terdepan dalam menentang radikalisme, premordialisme dan intoleransi,” jelas Mailangkay.
Sementara itu, dukungan penuh atas pelaksanaan Musda IX diberikan Ketua Bidang OKK PP GM FKPPI Iwan Setiawan.
Ia mengatakan, pengurus musda juga akan terlibat langsung memantau jalannya musda.
“Kami memastikan persiapan-persiapan berkaitan dengan agenda musda jni, harus sesuai dengan ketentuan konsistusi organisasi yang dimiliki GM FKPPI baik dalam AD ART maupun yang tertuang dalam peraturan dan ketentuan organisasi. Jadi kehadiran kami lebih kepada supervisi,” tambah Setiawan.
(Finda Muhtar)

