Bisnis dan Ekonomi

Emas, Cabai dan Tomat Jadi Penyebab Sulawesi Utara Alami Inflasi 1,53 persen di Mei 2025

Emas, Cabai dan Tomat Jadi Penyebab Sulawesi Utara Alami Inflasi 1,53 persen di Mei 2025
Aidil Adha

Manado, BeritaManado.com — Provinsi Sulawesi Utara mengalami inflasi sebesar 1,53 persen pada Mei 2025 (yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 108,57.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Utara (BPS Sulut) Aidil Adha menjelaskan, semua daerah yaitu kabupaten/kota cakupan IHK mengalami inflasi.

Daerah yang dimaksud yaitu Minahasa Utara (Minut), Kota Manado, Minahasa Selatan (Minsel) dan Kota Kotamobagu.

ADVERTISEMENT

“Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 4,12 persen, dan inflasi terendah terjadi di Kota Manado sebesar 0,55 persen,” ujar Aidil.

Aidil mengungkapkan, kelompok perawatan pribadi dan jasa serta makanan masih mendominasi faktor penyebab inflasi.

Di Kota Manado, misalnya, harga emas yang cenderung naik dibanding tahun lalu memberi dampak besar bagi inflasi, sama halnya yang terjadi di Kotamobagu.

“Beda lagi kalau di Minsel itu cabai merah, di Minut tomat,” ucap Aidil.

Merujuk data BPS, komoditas yang mendorong inflasi tahunan Sulut yaitu cabai rawit, tomat, cabai merah, ikan tude dan emas.

“Sedangkan yang menahan inflasi antara lain beras, angkutan udara, daun bawang dan bawang merah,” kata Aidil.

(srisurya)