
BeritaManado.com –- Di sebuah sudut Minahasa Utara, seorang gadis muda bernama Elisha Gabriell Rosalina Lumintang tumbuh dengan keyakinan sederhana: hidup selalu memberi alasan untuk diperjuangkan.
Lahir dari keluarga yang jauh dari gemerlap, Elisha kecil belajar arti kerja keras, ketekunan, dan pentingnya tidak mudah menyerah.
Semangat itu membawanya pada banyak pintu kesempatan.
Sejak duduk di bangku sekolah, Elisha aktif mengikuti organisasi, kegiatan positif, dan selalu konsisten berprestasi.
Ia percaya, setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan memberi arti besar bagi hari esok.
Keyakinan itulah yang menuntunnya hingga pada satu momen bersejarah di tahun 2023: ketika dinobatkan sebagai Putri Otonomi Indonesia, mewakili Kabupaten Minahasa Utara.
Dari ajang itu, Elisha mendapat kesempatan istimewa untuk menjabat sebagai Menteri Investasi dan Kepala BKPM Republik Indonesia Sehari serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sehari.
Bagi sebagian orang, pengalaman itu mungkin sekadar simbolis.
Namun bagi Elisha, kesempatan tersebut adalah penghargaan besar sekaligus ruang pembelajaran langsung tentang pentingnya investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif bagi pembangunan bangsa.
“Kesempatan itu membuat saya sadar bahwa mimpi anak muda Indonesia harus berani diperjuangkan, bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk bangsa,” ungkapnya kala itu.

Tak hanya di panggung nasional, di dunia akademik Elisha juga menorehkan capaian membanggakan.
Ia menempuh studi Akuntansi di Universitas Katolik De La Salle Manado, pernah menjadi Asisten Dosen Akuntansi, serta pernah mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Kampus Merdeka (2021) yang memperluas wawasannya tentang keberagaman dan kolaborasi lintas daerah.
Puncaknya, pada tahun 2025, Elisha berhasil meraih kesempatan sebagai penerima Beasiswa LPDP Program Magister Luar Negeri – Beasiswa Kerja Sama Indonesia–Tiongkok di Central South University, Tiongkok, dengan fokus studi pada International Trade & Economy.
Sebelum melanjutkan studi S1, Ia pernah menjadi Brand Ambassador PT. BPR Prisma Dana.
Dari sana, ia belajar bahwa dunia kerja bukan hanya soal mencari nafkah, tetapi juga tentang memahami orang lain, membangun relasi, dan melatih ketangguhan diri.
Di balik prestasi dan sorotan publik, Elisha tetaplah sosok sederhana.
Ia masih gadis yang ramah menyapa, mudah berbaur, dan tak segan menolong.
Hatinya terpaut pada mimpi besar: melihat anak-anak muda Indonesia bangkit, berani melangkah, dan membawa perubahan nyata bagi bangsanya.
