
Tomohon – Eksekusi sebidang tanah dan bangunan seluas 14.65. x 43 meter yang terletak di Kelurahan Paslaten I Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon, Rabu 4 April 2012 nyaris berakhir ricuh.
Pasalnya, pada saat pembacaan surat penetapan eksekusi oleh PN Tondano, tiba-tiba puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa yang meminta dilakukannya penundaan eksekusi.
“Kami bukannya menghalang-halangi eksekusi, namun kami meminta agar waktu pelaksanaannya yang ditunda mengingat saat ini kita sedang menjalani minggu-minggu sengsara menjelang Jumat Agung. Jangan mengganggu kekyusukhan Kota Tomohon menjelang hari-hari besar keagamaan ini,” koar mereka.
Akan tetapi, meski sempat diwarnai suasana ketegangan dimana aparat kepolisian dan masa pendemo sempat berhadap-hadapan, eksekusi ini dapat dilanjutkan dengan menggunakan alat berat. (Iker)
