Agama dan Pendidikan

Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi Unsrat

Kejaksaan Agung Usut Dugaan Korupsi Unsrat
Kantor Pusat Unsrat

Manado – Kasus  dugaan korupsi di lingkungan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado,  yang dilaporkan langsung Sulut Corruption Watch (SCW) kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji SH, saat melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan  Tinggi  (Kejati) Sulut 2009 lalu, tidak didiamkan begitu saja. Malah  informasi yang diterima menyebutkan, pihak Kejagung akan segera  menetapkan tersangka.

Terbuki, menurut Ketua NSCW Harold Lumempouw  SH, laporan terkait dugaan korupsi di beberapa fakultas yang ada di  Unsrat, diantaranya Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) dan Hukum,  telah ditindaklanjuti tim khusus yang dibentuk Jaksa Agung.

ADVERTISEMENT

“Kasus  dugaan korupsi yang kami laporkan ke Jaksa Agung lalu, ternyata tidak diam tetapi sementara ditindaklanjuti Kejagung. Beberapa pejabat  dikabarkan telah diperiksa tim khusus Kejagung. Malahan hasil audit  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah diterima Kejagung. Saya mendapat  kabar dalam waktu dekat tersangkanya sudah akan ada,” ungkap Lumempouw,  Rabu (01/09), sebelum bertolak ke Jakarta untuk mengecek laporan  itu. Ditambahkannya, sebelum ditangani Kejagung, pihaknya telah  melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado dan Kejati  Sulut.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Jaksa Agung yang mau  menindak-lanjuti laporan dugaan korupsi di Unsrat, yang kami laporkan  2009 lalu,” tandas Lumempouw sembari menyebut ini merupakan hadiah  terindah buat Fakultas Hukum Unsrat yang akan merayakan dies natalis  pada Kamis (02/09/10) hari ini.(IS)