
BITUNG — Kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kota Bitung benar-benar
memprihatinkan, bahkan boleh dikatakan semakin menurun. Buktinya Rabu (25/05) pagi, ketika walikota Bitung Hanny Sondakh sementara memberikan sambutan terkait pengambilan janji dan sumpah PNS Kota Bitung di ruangan BPU, ribuan PNS malah asyik mengobrol dan tidak menggubris apa yang disampaikan.
Melihat hal tersebut, Sondakh yang sementara membaca sambutannya langsung berhenti dan menegur para PNS yang tidak mendengar apa yang disampaikan. “Bagaimana kalian mau bertugas dengan baik dan benar jika dalam proses pengambilan janji dan sumpah saja bersikap seperti ini dan tidak mendengar apa yang saya sampaikan,” tegur Sondakh.
Mendengar teguran tersebut, bukannya para PNS langsung berhenti berbicara. Butuh beberapa menit hingga suasana ruangan BPU reda dari suara ribuan PNS yang asyik mengobrol satu sama lain.
“Silakan kalian terus bercerita jika memang kalian ingin berlama-lama untuk
berdiri dalam ruangan ini dan saya siap untuk sama-sama berdiri,” kata Sondakh dengan jengkel.
Sementara itu, proses pengambilan sumpah PNS Kota Bitung ini, menurut Kaban BKDD, Ferdinad Tangkudung, merupakan amanah dari PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS. Dimana para PNS harus mengikuti pengambilan janji sumpah dan hal ini baru dijalankan setelah PP tersebut keluar.
“Ada sekitar 2054 PNS yang hadir mengikuti janji sumpah ini, padahal yang terdata untuk ikut pada awalnya hanya sekitar 1030 PNS, namun pagi harinya malah membludak.” tutur Tangkudung.
Tangkudung sendiri mengaku sangat menyesalkan sikap para PNS yang mengabaikan sambutan walikota. Hal tersebut dikarenakan sound atau pengeras suara tidak menjangkau bagian belakang ruangan BPU. Akibatnya para PNS yang berada di bagian belakang lebih memilih untuk saling bercerita satu sama lain. (en)
