Berita Utama

Coreta Kapoyos Tekankan Pentingnya Public Speaking dan Sinergi PKK-Bupati dalam Mendorong Kesejahteraan Masyarakat

Narasumber Women Program dalam saat Munas APKASI:  Coreta Kapoyos
Narasumber Women Program dalam saat Munas APKASI: Coreta Kapoyos

Minahasa Utara – Pakar Women Entrepreneurship nasional, Coreta Kapoyos, tampil sebagai narasumber utama dalam kegiatan Women Program bertema “Peningkatan Kapasitas Tim Penggerak PKK dalam Mendorong Terciptanya Women Entrepreneurship di Daerah” yang digelar di Gangga Room, Hotel Sentra, Kabupaten Minahasa Utara, Jumat (30/5/2025).

Dalam paparannya, Coreta menyoroti pentingnya keterampilan public speaking bagi kader PKK untuk memperkuat peran mereka dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Ia menegaskan bahwa komunikasi yang efektif adalah modal utama untuk menjangkau masyarakat dan mendorong perubahan.

Lebih lanjut, Coreta Kapoyos juga menekankan pentingnya kolaborasi antara PKK dan pemerintah kabupaten.

“Saya meminta para ketua TP PKK untuk bisa bersinergi dalam melaksanakan program dengan bupati, sehingga secara tidak langsung juga ikut membantu program-program kabupaten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Coreta.

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Utara, Ibu Rizya Ganda Davega, dan dimoderatori oleh Elisa Lumentang (POI 2023). Acara menghadirkan sejumlah narasumber lainnya, antara lain:

° Novita Hardini, Anggota DPR RI Komisi VII,
° Pingkan E. Tilaar, Head of Academy Akademi Bisnis Martha Tilaar,
° Dr. Jung Hwan Kim, Chief Director Dr. Evers Clinic.

Topik yang dibahas mencakup peran PKK dalam mendorong kewirausahaan perempuan serta peluang bisnis kecantikan yang dapat dimanfaatkan perempuan daerah.

Setelah sesi diskusi dan tanya jawab, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat, foto bersama, dan makan siang bersama di Muscade Resto.

Di hari yang sama, di tingkat nasional, berlangsung pula Musyawarah Nasional APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia).

Sebelumnya diberitakan, Munas tersebut menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka meningkatkan efektivitas pembangunan serta otonomi daerah.

Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perempuan sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

(rds)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara