
Manado, BeritaManado.com — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional 2025, seluruh insan BRILian BRI Region 16 Manado mengikuti upacara bendera yang berlangsung khidmat pada Senin (10/11/2025).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Faizal Rizqi, selaku Regional Funding & Transaction Banking Head, membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf.
Dalam amanat tersebut, Menteri Sosial mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan.
“Para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini,” ujar Faizal Rizqi membacakan pesan Menteri Sosial.
Saifullah Yusuf menekankan bahwa kemerdekaan tidak diperoleh secara instan, tetapi merupakan hasil dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.
“Kemerdekaan lahir dari kesabaran dan pengorbanan. Para pahlawan sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah keterbatasan,” lanjutnya.
Dalam amanat itu, terdapat tiga nilai utama yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan, yaitu kesabaran, semangat mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya, serta pandangan jauh ke depan.
Selain itu, Menteri Sosial juga mengingatkan bahwa perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan senjata, tetapi dengan ilmu, empati, dan pengabdian untuk memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.
“Kini tugas kita adalah melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” kutip Faizal Rizqi atas nama Menteri Sosial.
Dalam penutup amanatnya, Saifullah Yusuf mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga semangat kepahlawanan agar tidak pernah padam.
“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu terus menyala — dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” tegasnya.
Upacara Hari Pahlawan ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme dan menumbuhkan kesadaran bahwa setiap langkah kecil dalam pekerjaan dan pelayanan adalah bentuk perjuangan baru demi kemajuan bangsa.
(***/srisurya)
