Bitung-Guna meningkatkan produktifitas kerja dan mencegah penyebaran penggunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya (Narkoba), Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bitung berharap agar seluruh tenaga kerja (Naker) rutin dites narkoba.
Kepala BNNK Bitung dr.Tommy Sumampouw melalui Kepala Seksi Rehabilitasi Julius Sumanti ST menjelaskan, penggunaan narkoba juga cukup rawan dipakai karyawan/pekerja, tak terkecuali sopir atau kernet angkutan umum.
Hal ini menurutnya sering dipicu oleh perasaan stress dan kebiasaan untuk menghilangkan rasa ngantuk akhirnya menjadi pecandu. “Ketergantungan terhadap barang haram bukan saja merusak sistem saraf tetapi seketika bisa menyebabkan kematian,”jelas Sumanti, Minggu (22/11/2015).
Dikatakannya, baru-baru ini BNNK Bitung memeriksa kondisi sejumlah karyawan PT Stemar Jaya Kadoodan.
Dimana petugas BNN disamping periksa psikis para karyawan, kesempatan tersebut disampaikan sosialisasi dampak bahaya narkoba khusus kaum pekerja. Sumampouw sendiri memberikan aspresiasi kepada para pemimpin serta pekerja PT Stemar Jaya karena bisa memeriksakan diri.
“Untuk hasil pemeriksaan tersebut dikatakannya akan disampaikan bila sudah mendapat hasil dari laboratorium. Kami berharap karyawan agar berani hidup sehat tanpa ketergantungan pada obat-obatan maupun minuman keras sehingga dapat mengancam diri sendiri maupun orang lain,” ajak Sumampouw.(Finda Muhtar)
