
Penulis: Tim Redaksi
MANADO, BeritaManado.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sam Ratulangi Manado mengeluarkan himbauan kewaspadaan cuaca ekstrem yang akan melanda seluruh wilayah Sulawesi Utara mulai 28 hingga 31 Juli 2026.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, BMKG mendeteksi dua sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik, yakni di sebelah timur Filipina dan sebelah utara Papua.
Kondisi ini memicu belokan angin dan shearline yang menyebabkan percepatan kecepatan angin secara signifikan di seluruh Sulawesi Utara.
Dampak yang Perlu Diwaspadai
Fenomena ini berpotensi menimbulkan angin kencang, wind shear, dan angin gusty di seluruh wilayah Sulut, yang dapat memicu:
- Gangguan aktivitas penerbangan
- Kerusakan bangunan
- Pohon tumbang
- Gangguan infrastruktur
Himbauan BMKG
BMKG menghimbau masyarakat, Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta stakeholder penerbangan agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Koordinasi dengan instansi terkait juga diminta sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi bahaya cuaca ekstrem tersebut.
“Mengingat cuaca bersifat dinamis, dihimbau terus memonitor informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini,” demikian pernyataan resmi BMKG yang ditandatangani Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Dhira Utama, Senin (27/7/2026).
Cara Pantau Cuaca Real-Time
Masyarakat dapat memantau perkembangan cuaca secara lebih rinci per kelurahan di seluruh Sulawesi Utara melalui:
Website: cuaca.bmkg.go.id
WhatsApp: 0811-4320-0877
Facebook: BMKG Sulawesi Utara
Instagram: @infocuaca_sulut
Aplikasi: infoBMKG
