
Manado, BeritaManado.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara memanfaatkan momentum halal bihalal Idul Fitri 1446 H untuk mempererat sinergi dengan berbagai stakeholder.
Forum ini menjadi ruang kolaborasi pemerintah daerah, kementerian/lembaga, asosiasi, akademisi, pelaku usaha, hingga media dalam menjaga optimisme menuju Sulut yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Kepala Perwakilan BI Sulut, Andry Prasmuko, mengatakan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar perekonomian Sulut tetap tumbuh di tengah tantangan global.
“Pertumbuhan ekonomi Sulut tidak bisa dilakukan sendiri. Perlu kolaborasi dari seluruh pihak agar akselerasi bisa tercapai dan hasilnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari berbagai stakeholder. Kepala Kanwil DJBC Sulawesi Bagian Utara, Erwin Situmorang, menegaskan pentingnya sinergi dalam perdagangan lintas negara.
“Kami siap mendukung upaya BI dengan memperkuat arus barang ekspor-impor yang transparan dan efisien,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Sulut, Elvira Katuuk, menilai forum ini selaras dengan program pembangunan daerah.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting karena bisa menyatukan langkah pemerintah dan pelaku usaha untuk mewujudkan Sulut yang lebih sejahtera,” tuturnya.
(srisurya)
