
Manado, BeritaManado.com — Semangat kolaborasi dan sinergitas menjadi dasar dari terlaksananya bersih-bersih pantai Tumumpa Dua pada Kamis (3/7/2025) pagi tadi.
Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Manado, Pemerintah Kota Manado dalam hal ini Camat Tuminting, Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Dinas Pariwisata Kota Manado, masyarakat Kelurahan Tumumpa Dua, relawan lingkungan dan beberapa elemen masyarakat turut serta dalam kegiatan ini.
Kepada BeritaManado.com, Ketua GenPI Manado, David Lombogia menjelaskan, bersih-bersih pantai dilakukan karena kepedulian bersama terhadap lingkungan dan kelestarian ekosistem pesisir di Manado.
“Pantai Tumumpa merupakan aset berharga bagi Kota Manado dan menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab kita bersama. Sampah yang menumpuk di pantai tidak hanya merusak keindahan, tetapi juga mengancam kehidupan biota laut dan kesehatan masyarakat,” ujar David.
Kegiatan ini pun bertujuan membersihkan pantai Tumumpa Dua dari sampah, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan pantai yang bersih, sehat, dan indah.
Masyarakat yang dimaksud di sini yaitu masyarakat Kelurahan Tumumpa Dua dan sekitarnya, serta para wisatawan yang berkunjung ke pantai tersebut.
“Kami berharap bersih-bersih pantai ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Kami berharap pantai Tumumpa Dua akan menjadi lebih bersih, terjaga kelestariannya, dan menjadi tempat wisata yang nyaman dan aman bagi semua. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut serta dalam menjaga kebersihan pantai,” kata David.
Tingginya antusias berbagai pihak untuk terlibat dalam bersih-bersih pantai kali ini, kata David, membuat GenPI Manado mulai mempertimbangkan untuk menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin.
Hal ini akan bergantung pada berbagai faktor, termasuk ketersediaan sumber daya dan dukungan dari berbagai pihak.
“Namun, kami berkomitmen untuk terus berupaya menjaga kebersihan pantai Tumumpa Dua dan sekitarnya,” tambah David.
Usai bersih-bersih pantai, sampah yang terkumpul akan dipilah dan dikelola sesuai jenisnya.
Sampah organik akan diolah menjadi kompos, sementara sampah anorganik akan diserahkan kepada pihak pengelola sampah Kota Manado untuk diproses lebih lanjut.
“Kami berkomitmen untuk memastikan sampah dikelola dengan cara yang ramah lingkungan,” ucap David.
David pun menekankan, terlaksananya bersih bersih pantai adalah hasil kerja sama banyak pihak, yaitu GenPI Manado, Pembina GenPI Manado Fahmi Kangiden, masyarakat Kelurahan Tumumpa Dua, Pemerintah Kecamatan Tuminting yang dipimpin Camat Hence Patimbano SH, Lurah Tumumpa Dua, Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Dinas Pariwisata Kota Manado, relawan lingkungan, Duta Lingkungan Sulut, Duta Kesehatan Sulut, Duta Ekraf dan UMKM Sulut, Duta Pendidikan Manado-Minut, Duta Pendidikan Tomohon-Minahasa, Duta Pendidikan Sulut, Organisasi Sahabat Nusantara (OSN) dan pihak swasta yang mendukung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih pantai ini. Terima kasih banyak atas partisipasi dan dukungannya dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kota Manado,” pungkas David.
(srisurya)
