
Manado – Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Manado kembali di sorot, sorotan ini datang dari Aktivis Partai Gerakan Indonesi Raya (Gerindar) Sulut, Benny Frans Tenda. Menurutnya Pemkot memiliki perencanaan pembangunan yang baik dalam menata kota Manado kearah yang lebih baik, namun kurangnya koordinasi Pemkot dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut, menimbulkan kesemerautan dalam pembangunan dan pengembangan kota.
“Master plan yang dimiliki Pemkot Manado kadangkali bertabrakan dengan master plan Pemprov Sulut, hal ini menyebabkan tidak maksimalnya pengerjaan sejumlah proyek pembangunan kota, contohnya jalan-jalan protokol di Manado diaspal, namun aspalnya bergelombang karena sering ditambal sulam. Akibat baru diaspal harus dibongkar karena galian IPAL dan kembali lagi diaspal,” ujar Tenda kepada beritamanado.
Dirinya juga mengingatkan kepada Walikota Manado, GSV Lumentut tidak hanya fokus pada pencitraan di Media Massa, melainkan fokus dalam menata kota Manado. “Berhenti dulu pencitraan Walikota, untuk apa membangun citra, kalau penataan kota berantakan,” tandasnya. (risat)
