Boltim – Dullah Basalama alias Ayu, seorang penata rias yang menuliskan kata-kata bernada hujatan dalam sebuah percakapan Blackberry Messenger (bbm) miliknya, mengaku dianiaya oleh anggota Polisi. Sebelumnya, Ayu sendiri dijemput paksa oleh Polisi setelah menulis kata-kata bernada hujatan kepada Bupati Boltim Sehan Landjar.
“Sebenarnya, Pak Bupati Boltim (Sehan Landjar, red) dan saya sudah damai. Namun, setelah mau diantar pulang oleh ajudan Bupati Boltim, justru saya dianiaya di kantor baru milik Pemkab Boltim” tutur Ayu, sambil menunjukkan wajahnya yang penuh lebam.
Menurut dirinya, dia dianiaya oleh sekitar 10 orang anggota Polisi. “Saya ingat ada sepuluh orang anggota Polisi dan salah satu oknum diduga ajudan Bupati Boltim yang melakukannya” bebernya.
Kapolsek Urban Kotabunan Kompol Hamdi Lobangon ketika dikofirmasi membenarkan jika Ayu si tukang salon mengalami babak belur. Kata Kapolsek, wajah Ayhu mengalami memar dibagian pelipis, serta mata Ayhu bengkak. “Benar Ayu dipukul,” kata Hamdi.
Mengenai siapa pelaku penganiayaan, dirinya berdalih tidak ada anggota Polisi Polsek Urban Kotabunan yang terlibat. “ Yang pasti tidak ada aparat dari Polsek Urban yang melakukan pemukulan. Cuma saat dibawa ke kantor wajahnya sudah babak belur,” pungkasnya. (zmi)

Lagi pula ini khan pembicaraan pribadi antara korban dgn orang lain. Yg mesti diperiksa juga yg menyebarkan percakapan pribadi tsb ke ruang publik. Ayu kalo kamu punya foto oknum2 bangsat itu kirim ya barangkali kalo kita ketemu biar kita selesaikan urusan ini secara jantan.
Penuturan korban kpd saya bahwa korban dah gak ada masalah dgn bupati krn sdh damai tapi kenapa para ajudan masih menganiaya juga. Saran saya kpda Ayu tuntut dan polisikan oknum pengawal anjing itu sampai kepangadilan