Sangihe

Atap Ruang Tunggu Bandara Siau Rusak, Bupati Evangelian Sasingen: ini Murni Akibat Bencana Alam

Atap Ruang Tunggu Bandara Siau Rusak, Bupati Evangelian Sasingen: ini Murni Akibat Bencana Alam
Kondisi ruang tunggu Bandara Siau (foto ist)

Sitaro, BeritaManado.com – Atap ruang tunggu Bandar Udara Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara (Sulut), mengalami kerusakan.

Kepada BeritaManado.com, Bupati Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Evangelian Sasingen mengatakan kejadian ini sudah dilaporkan ke pusat.

“Ruang tunggu Bandar Udara ini rusak murni akibat bencana alam berupa angin puting beliung,” kata Bupati Evangelian Sasingen, Rabu (17/3/2021).

Mengenai kerusakan ini, Bupati Evangelian Sasingen menjelaskan yang mempunyai kebijakan untuk melapor ke pusat yakni pihak bandara.

“Kami Pemerintah Kabupaten juga turut membantu untuk lebih mempercepat karena sudah ada jadwal untuk peresmian,” ungkapnya.

Tetapi, Bupati Evangelian Sasingen menambahkan Gubernur telah meminta penundaan peresmian dikarenakan kejadian yang terjadi ini.

“Mengenai perbaikan, harus menunggu tim investigasi dari pusat,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Naha Tahuna, Dwi Arianto yang menjadi penanggung jawab Bandar Udara Siau menjelaskan, atap gedung terminal roboh pada 15 Februari 2021 sekitar pukul 01.00 WITA.

Sebelumnya, Dwi melanjutkan BMKG Sam Ratulangi telah mengeluarkan peringatan dini cuaca buruk di wilayah Sulut pada 14-15 Februari.

“Fasilitas yang mengalami kerusakan antara lain atap dan rangka gedung terminal serta plafon,” kata Dwi Arianto, Selasa (16/3/2021).

Dwi juga mengatakan sebagai pihak yang bertangggungjawab terhadap pengelola Bandar Udara Siau, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pada tanggal 15 Februari.

“UPBU Naha Tahuna saat ini sedang menunggu audit investigasi yang akan dilaksanakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Perhubungan bersama Direktorat Bandar Udara,” tandas Dwi.

Bandar Udara Siau yang mempunyai panjang landasan pacu 1.325 meter itu sebelumnya direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada November tahun lalu.

Namun peresmian bandara yang bisa menampung 17 ribu penumpang per tahun itu batal dilaksanakan ditengah semua persiapan yang sudah dilakukan.

Terkait pembatalan peresmian itu, Dwi menjelaskan bahwa alasan penundaan peresmian disebabkan jadwal Presiden.

“Peresmian yang diusulkan oleh Kementerian Perhubungan adalah peresmian 7 bandara di Indonesia, termasuk Bandar Udara Siau,” tandas Dwi.

Diketahui, Dari laporan Analisis Cuaca Ekstrim di Kabupaten Keplauan Sitaro yang dibuat oleh BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, disebutkan bahwa pada tanggal itu terjadi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.

“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada (15/2/2021) dini hari menyebabkan kerusakan infrastruktur di Bandara Siau,” tulis laporan BMKG.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara