
Manado – Dalam Musrembang yang membahas RPJMD pemerintah kota Manado periode 2016-2021 oleh Bappeda Manado pada Kamis (15/9/2016) di Hotel Sintesa Peninsula, Walikota Manado GS Vicky Lumentut turut menyampaikan garis besar program jangka pendek maupun jangka panjang pemerintah.
Kesehatan menjadi salah satu hal yang disebut perlu mendapat perhatian agar terjadi peningkatan pelayanan kesehatan bagi warga Manado, termasuk soal Palang Merah Indonesia (PMI) yang tidak boleh diremehkan.
Kepada BeritaManado.com, Vicky Lumentut yang juga adalah Anggota Dewan Kehormatan PMI Sulawesi Utara mengatakan, memberikan apresiasi Giat Donor Darah berbasis Kecamatan, Kelurahan dan Lingkungan Masyarakat (GDD-K2LM) yang dimotori Annie Dondokambey Ketua Timsus PMI Sulut.
“PMI tidak boleh diremehkan. Kami justru memberi apresiasi pada program PMI yang melakukan donor darah berbasis kecamatan, kelurahan dan lingkungan masyarakat di kota Manado karena membantu sekali, karena kebutuhan darah kita tinggi sedangkan stok yang ada masih mampu memenuhi 50 persennya saja,” ujar Vicky, Kamis (15/9/2016).
Lanjutnya, inovasi PMI untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup perlu mendapat dukungan.
“PMI punya giat sekarang dan harus didukung yaitu menjadikan donor darah sebagai gaya hidup, senang menyumbangkan darah,” tambahnya. (srisurya)

Baca juga:
- Kebutuhan Darah Masih Tinggi, PMI Sulut Pantang Menyerah
- Tak Kenal Lelah, Timsus PMI Sulut Gelar Donor Darah Secara Maraton
- PMI SULUT: Tikala Baru Jadi Langkah Awal Donor Darah Berbasis Gereja
- PMI Sulut: Lanjut, Kali Ini Donor Darah Berbasis Keluarga
