
Platfrom Facebook Akun Palsu mengatasnamakan Wali Kota Bitung Hengky Honandar.
Penulis: Syarif Umar l Bitung
Pemerintah Kota Bitung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul beredarnya akun palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, di platform Facebook.
Sejumlah warga dilaporkan menerima pesan dari akun bernama “Pak Hengky Honandar” yang menggunakan foto profil berpakaian resmi. Akun tersebut diduga mencoba meminta sesuatu atau menjanjikan hal tertentu kepada pengguna Facebook.
Menanggapi hal ini, Pemerintah Kota Bitung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menegaskan bahwa akun tersebut adalah palsu.
Juru Bicara Pemkot Bitung, Altin Tumenkol, yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo Bitung, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya.
“Kepada seluruh masyarakat Kota Bitung yang kami banggakan, kami ingin menginformasikan bahwa saat ini sedang beredar akun palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Bitung dengan nama akun Pak Hengky Honandar di platform Facebook,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi permintaan apa pun dari akun tersebut serta turut berpartisipasi dengan melaporkan (report) akun palsu itu agar segera ditindaklanjuti.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penyalahgunaan identitas pejabat daerah merupakan pelanggaran serius yang dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Masyarakat juga diminta untuk mengabaikan segala bentuk komunikasi yang mengatasnamakan Wali Kota Bitung melalui akun tidak resmi. Untuk mendapatkan informasi yang valid, warga diarahkan mengakses akun resmi Pemerintah Kota Bitung atau Dinas Kominfo Kota Bitung.
“Kami berharap masyarakat tetap waspada terhadap informasi di media sosial dan selalu mengecek kebenarannya melalui akun resmi pemerintah. Jika menemukan akun mencurigakan, segera laporkan kepada kami agar dapat ditindaklanjuti bersama,” tegasnya.
Pemerintah Kota Bitung turut menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kerja sama masyarakat dalam menjaga keamanan informasi di ruang digital.
“Pak Wali Kota yang asli tidak seperti itu, beliau taat pada aturan yang berlaku,” tutupnya.
