AMURANG — Ternyata ada 462 kilometer (km) infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Minahasa Selatan yang rusak dan sangat memprihatinkan. Sedangkan 129 km di antaranya mengalami kerusakan berat dan ringan. Ini berarti hanya 230 km ruas jalan yang diaspal hot mix sejak dimekarkan pada tahun 2003 lalu.
“Pemerintah kabupaten harus mengalokasikan dana sebesar satu persen dari APBD 2012 mendatang untuk memperbaiki jalan yang rusak,” ujar Jones Kaseger salah satu personil anggota DPRD Minsel.
Tingkat kerusakan jalan di Minsel, sampai saat ini sudah parah. Alokasi dana ini harus secepatnya ditetapkan dalam APBD berjalan. Sebab tingkat kerusakan jalan yang ada di wilayah ini sudah semakin parah.
”Saat ini eksekutif dan legislatif sedang membahas KUA-PPAS 2012. Jadi sudah seharusnya dana satu persen itu dimasukkan,” kata Jones.
Kepala Dinas PU Minsel, Ir Joutje Tuerah, membenarkan bahwa tingkat kerusakan jalan sudah semakin parah. Bahkan di beberapa desa kondisi jalannya tak bisa dilalui. “Kalau mau jujur, torang masih butuh dana sebesar Rp 4,6 miliar untuk menanggulangi kerusakan dan pemeliharaan jalan di Minsel,” pungkasnya. (ape)


coba kuak itu dana2 buat beli mobnas2 deng renovasi kantor Bupati itu dorang ada alokasikan buat perbaikan/pengaspalan jalan2 di Minsel. Ada reken2, itu dana2 amper 10 milyar Rupiah.
Cuma memang katu noh CEP atau Tetty Paruntu itu seorang Bupati Pengusaha yang cuma memikirkan dirinya sendiri, yang fasilitas buat dia itu harus Nomor 1, soal masyarakat deng depe kesejahtraan Nomor 10. So salah kuak ini masyarakat Minsel ada pilih itu CEP sbg Bupati.
Deng masak itu anggota DPRD bilang 1% jo buat jalan2 itu, adoh eh, bekeng malo jo. Harusnya taruh 10% dari itu APBD buat jalan/pengaspalannya.
trg pe kmpung arakan-sondaken-pungkol. jlnnya tdk perna di perbaiki. tlg kpd pihak2 yg bertangung jwb minta perhatiannya. kasianilah kami yg tinggal di tanjung.