
Dinas Perpustakaan Kota Bitung dan TP-PKK Kota Bitung Gelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Tahun 2026, Perkuat Literasi dan Cinta Budaya Lokal.
Peliput: Syarif Umar l Bitung
Komitmen Pemerintah Kota Bitung dalam membangun generasi cerdas, berkarakter, dan berbudaya literasi terus diwujudkan melalui berbagai program edukatif. Salah satunya melalui Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kota Bitung Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Kota Bitung bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Bitung di Gedung Kantor PKK Kota Bitung, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan minat baca, meningkatkan kemampuan literasi, sekaligus mengasah keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri anak-anak sejak usia dini. Tak sekadar kompetisi, lomba bertutur menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kemampuan, kreativitas, serta kecintaan terhadap dunia literasi.
Sebanyak 20 peserta terbaik dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di wilayah Lembeh Utara, Lembeh Selatan, Aertembaga, Maesa, dan Girian ambil bagian dalam ajang tersebut. Dengan penuh semangat, para peserta menampilkan kemampuan bertutur yang mengesankan melalui penghayatan cerita, ekspresi yang kuat, serta penyampaian pesan yang komunikatif dan inspiratif.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Kota Bitung, Ny. Fonny Tumundo, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bitung, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Bitung, Merlin Wulur, S.Pd., M.Pd., serta Pokja II TP PKK Kota Bitung, Dra. Ny. Stela Wowiling Mangkey, M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar-Sondakh, S.E., yang diwakili oleh Ny. Fonny Tumundo, menegaskan bahwa lomba bertutur merupakan sarana efektif untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat kemampuan literasi anak-anak sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mencintai buku, memahami pesan moral yang terkandung dalam cerita, serta mampu menyampaikan kembali cerita dengan baik dan penuh percaya diri,” ujar Fonny.
Menurutnya, penguatan literasi merupakan fondasi penting dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter serta pengembangan kemampuan komunikasi anak-anak. Literasi adalah bekal penting untuk membangun masa depan yang lebih baik,” katanya.
Fonny juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus ditopang oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kota Bitung yang maju harus didukung oleh generasi yang memiliki budaya literasi yang kuat, kreatif, toleran, serta memiliki semangat belajar yang tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Bitung, Merlin Wulur, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan program rutin yang bertujuan meningkatkan minat baca sekaligus melestarikan budaya bertutur di kalangan generasi muda.
“Lomba bertutur menjadi salah satu media efektif untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap buku serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memahami dan menyampaikan informasi secara baik dan menarik,” jelas Merlin.
Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi literat yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekolah dan masyarakat.
Dalam perlombaan tersebut, peserta dinilai berdasarkan penguasaan cerita, teknik penyampaian, ekspresi, intonasi, serta pemahaman terhadap pesan moral yang terkandung dalam cerita yang dibawakan.
Di akhir acara pembukaan, Ny. Fonny Tumundo secara resmi membuka pelaksanaan Lomba Bertutur Tingkat SD/MI Kota Bitung Tahun 2026. Ia berpesan kepada seluruh peserta untuk menjadikan ajang ini sebagai pengalaman berharga dalam mengembangkan potensi diri.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah pengalaman, keberanian untuk tampil, dan semangat untuk terus belajar,” pungkasnya.
