Nasional

10 Orang Terkaya Indonesia September 2026 Versi Forbes, Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong Bersaing Ketat

10 orang terkaya Indonesia September 2026 versi Forbes
10 orang terkaya Indonesia versi Forbes Real-Time Billionaires per 17 September 2026. Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong sama-sama mencatat kekayaan US$16,4 miliar.

Penulis: Tim Redaksi

Peta kekayaan para taipan Indonesia kembali menunjukkan perubahan. Dalam pembaruan Forbes Real-Time Billionaires 17 September 2026, Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong berada di posisi teratas dengan kekayaan masing-masing mencapai US$16,4 miliar.

Perbedaan kekayaan di antara keduanya nyaris tidak terlihat. Sementara itu, R. Budi Hartono berada di posisi berikutnya dengan kekayaan US$16,1 miliar.

ADVERTISEMENT

Data Forbes tersebut merupakan gambaran kekayaan pada saat pembaruan dan dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham serta nilai kepemilikan aset yang menjadi sumber kekayaan para miliarder. Forbes memang menggunakan sistem Real-Time Net Worth untuk memperbarui estimasi kekayaan miliarder.

Berikut daftar 10 orang terkaya Indonesia berdasarkan snapshot Forbes tersebut.

1. Prajogo Pangestu — US$16,4 miliar

Prajogo Pangestu menempati posisi pertama dalam daftar yang menjadi snapshot Forbes pada 17 September 2026.

Kekayaannya berkaitan dengan berbagai bisnis yang berada di bawah kelompok Barito, terutama petrokimia, energi, pertambangan dan energi terbarukan.

Prajogo membangun bisnisnya dari sektor kayu sebelum mengembangkan Barito Pacific ke berbagai bidang. Barito Pacific kemudian memperluas bisnisnya, termasuk melalui Chandra Asri di sektor petrokimia serta bisnis energi terbarukan.

Dengan kekayaan US$16,4 miliar, posisi Prajogo dalam daftar ini sangat berdekatan dengan Low Tuck Kwong.

2. Low Tuck Kwong — US$16,4 miliar

Low Tuck Kwong berada di posisi kedua dengan kekayaan yang juga mencapai US$16,4 miliar.

Pengusaha kelahiran Singapura tersebut dikenal sebagai pendiri Bayan Resources, salah satu perusahaan batu bara besar di Indonesia.

Selain batu bara, Low juga memiliki kepentingan di sektor energi terbarukan dan bisnis lainnya. Forbes menyebut Low sebagai salah satu tokoh utama di balik perkembangan Bayan Resources.

Besarnya perubahan kekayaan Low dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan betapa cepat posisi para miliarder dapat berubah ketika harga saham bergerak signifikan. Sebuah laporan Jakarta Globe sebelumnya juga mencatat perubahan besar kekayaan Low menyusul pergerakan saham Bayan Resources.

3. R. Budi Hartono — US$16,1 miliar

R. Budi Hartono berada di posisi ketiga dengan kekayaan sekitar US$16,1 miliar.

Budi Hartono merupakan salah satu tokoh utama Grup Djarum dan memiliki kepentingan besar di Bank Central Asia (BCA).

Kekayaannya berasal terutama dari bisnis perbankan dan industri tembakau. Forbes juga mencatat keluarga Hartono sebagai salah satu keluarga bisnis paling berpengaruh dalam daftar orang terkaya Indonesia.

4. Anthoni Salim — US$11 miliar

Anthoni Salim berada di posisi keempat dengan kekayaan mencapai US$11 miliar.

Ia merupakan pemimpin Salim Group, konglomerasi dengan kepentingan bisnis yang luas, mulai dari makanan, ritel, perbankan, telekomunikasi hingga energi.

Anthoni Salim juga menjabat sebagai CEO Indofood. Forbes mencatat keluarga Salim memiliki kepentingan di First Pacific, perusahaan investasi yang tercatat di Hong Kong dan memiliki aset antara lain di Indofood serta perusahaan telekomunikasi Filipina PLDT.

5. Tahir & Family — US$9,6 miliar

Tahir dan keluarga berada di posisi kelima dengan kekayaan sekitar US$9,6 miliar.

Tahir merupakan pendiri Mayapada Group, yang memiliki bisnis di sejumlah sektor, termasuk perbankan, layanan kesehatan, media dan properti.

Forbes mencatat keluarga Tahir memiliki kepentingan pada Bank Mayapada dan sejumlah perusahaan properti.

6. Sri Prakash Lohia — US$8,8 miliar

Sri Prakash Lohia menempati posisi keenam dengan kekayaan US$8,8 miliar.

Kekayaannya berasal dari bisnis manufaktur dan petrokimia melalui Indorama.

Angka US$8,8 miliar dalam snapshot ini juga sesuai dengan halaman profil Forbes yang mencatat Real Time Net Worth Sri Prakash Lohia sebesar US$8,8 miliar pada 17 September 2026.

7. Otto Toto Sugiri — US$8 miliar

Otto Toto Sugiri berada di posisi ketujuh dengan kekayaan US$8 miliar.

Namanya sangat terkait dengan perkembangan industri pusat data di Indonesia. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO DCI Indonesia.

Forbes mencatat Sugiri mendirikan DCI pada 2011 dan mengembangkannya menjadi salah satu operator pusat data besar di Indonesia. Sebelumnya, ia juga mendirikan Sigma Cipta Caraka dan ikut mendirikan Indonet.

8. Marina Budiman — US$5,7 miliar

Marina Budiman berada di posisi kedelapan dengan kekayaan sekitar US$5,7 miliar.

Ia merupakan salah satu pendiri DCI Indonesia dan memiliki hubungan bisnis erat dengan perkembangan industri pusat data di Indonesia.

Kenaikan nilai perusahaan-perusahaan teknologi dan infrastruktur digital turut menjadikan bisnis pusat data sebagai salah satu sumber kekayaan baru dalam daftar miliarder Indonesia.

9. Lim Hariyanto — US$5,1 miliar

Lim Hariyanto berada di posisi kesembilan dengan kekayaan sekitar US$5,1 miliar.

Namanya dikenal melalui bisnis yang berkaitan dengan perkebunan kelapa sawit serta pertambangan.

Bisnis tersebut membuat kekayaannya turut dipengaruhi perkembangan harga komoditas dan kinerja perusahaan yang terkait dengan kepentingan bisnisnya.

10 Theodore Rachmat — US$4,9 miliar

Theodore Rachmat melengkapi daftar 10 besar dengan kekayaan US$4,9 miliar.

Pria yang dikenal dengan nama Teddy Rachmat tersebut merupakan pendiri Triputra Group. Kelompok usaha ini bergerak antara lain di bidang agribisnis, manufaktur dan pertambangan.

Forbes mencatat Rachmat juga memiliki kepentingan pada perusahaan batu bara Alamtri Resources Indonesia dan pernah meniti karier panjang di Astra International.

Dua nama teratas sama-sama US$16,4 miliar

Data Forbes 17 September 2026 memperlihatkan persaingan ketat di puncak daftar orang terkaya Indonesia.

Prajogo Pangestu dan Low Tuck Kwong sama-sama tercatat memiliki kekayaan US$16,4 miliar. R. Budi Hartono berada tidak jauh di belakang dengan US$16,1 miliar.

Jika seluruh 10 nama tersebut dijumlahkan berdasarkan angka snapshot, total kekayaan mereka mencapai sekitar US$102 miliar.

Namun, angka tersebut bukan nilai yang bersifat tetap.